MAKASSAR, INFOUPDATE.ID– Jalan AP Pettarani kembali rusuh. Tawuran antar geng motor pecah di depan gerai Mie Gacoan, Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 02.50 WITA. Polisi turun tangan dan membubarkan bentrokan. Satu remaja ditangkap.
Kasi Humas Polrestabes Makassar Kompol Wahiduddin mengatakan, anggota Satintelkam mendapati dua kelompok pemuda saling serang dari arah Jalan Sukamana dan Jalan Abu Bakar Lambogo.
“Anggota mendapati kelompok pemuda yang sementara terlibat aksi saling serang… sehingga dilakukan pembubaran dan mengamankan pemuda yang ikut terlibat,” ujarnya kepada wartawan, Sabtu (25/7/2026).
Remaja yang diamankan berinisial MNI (18). Dari hasil pemeriksaan, MNI mengaku gabung geng motor di wilayah Jalan Sukaria dan Jalan Sukamana karena ajakan teman.
Sekitar pukul 02.40 WITA, kelompoknya bertemu lawan. Dari arah Jalan Abubakar Lambogo datang geng motor Lonner. Dari Jalan Urip Sumoharjo datang geng motor Tamajene.
Bentrokan tak terelakkan. Kedua kubu saling serang menggunakan anak panah busur, batu, hingga parang.
“Bahwa pada saat kejadian, dirinya membawa senjata tajam jenis anak panah busur di mana senjata tersebut dirinya buat di rumahnya,” ungkap Wahiduddin.
Polisi menyita barang bukti: 1 bilah parang, 3 anak panah busur, dan 1 ketapel.
Wahiduddin menyebut bentrokan ini bukan spontan. Ada dendam antarkelompok yang memicu “COD” malam itu.
“Permasalahan tersebut disebabkan karena adanya dendam dari kelompok Pabassi dan Trobos terhadap kelompok pemuda Tamajene karena kelompok Tamajene sering melakukan penyerangan,” jelasnya.
MNI kini ditahan untuk proses hukum lebih lanjut.
Lokasi tawuran ini ternyata titik yang sama. Sepekan sebelumnya, Jumat (17/7/2026) dini hari, bentrokan dengan sajam juga terjadi di depan Mie Gacoan Pettarani. Saat itu polisi berhasil membubarkan, tapi tidak ada pelaku yang diamankan.
Kembalinya tawuran di lokasi yang sama menunjukkan Pettarani masih jadi titik rawan aksi geng motor di Makassar.
Penulis: Accank



















