Dua Remaja Dikeroyok dan Ditikam Sajam di Maros, Satu Kritis

MAROS, INFOUPDATE.ID – Dua orang remaja pria jadi korban pengeroyokan oleh sekolompok orang tak dikenal di Kawasan Jambua, Kabupaten Maros pada Minggu, 27 September 2026 sekitar pukul 00,10 Wita.

Kedua korban adalah Ilham dan Maulana. Kejadian bermula saat kedua korban  berboncengan mengendarai sepeda motor dari arah Jambua, tiba tiba pelaku muncul dengan mengendari sepeda motor matic Mio M3

Pelaku kemudian menegur korban dengan nada mengancam “Pelan pelanko taelaso bawa motor” sembari mengacungkan senjata tajam berupa badik ke arah korban.

”Korban baru saja membeli rokok di warung 24 jam di Kawasan Manjalling, saat hendak pulang menuju arah Jambua, pelaku tiba tiba datang dari arah belakang mengacungkan badik ke arah korban” kata warga yang enggang disebut namanya

Merasa takut, korban memacu motornya menuju Jalan Rambutan, di sisi rumah rumah warga. Namun kedua pelaku terus mengejar  tanpa henti. Sesampainya di lokasi kejadian, korban  memarkir motornya, selanjutnya mereka berlari ke arah yang berbeda.

Salah satu pelaku berhasil mengejar dan menemukan salah satu korban, Ilham dan melakukan penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam. Tidak lama kemudian, warga setempat mendengar keributan dan menemukan Ilham dalam keadaan bersimbah darah dengan luka bacokan dan tusukan senjata tajam di sekujur tubuhnya.

Maulana yang tidak ikut terluka segera bergegas membawa Ilham menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tajuddin untuk mendapatkan penanganan medis secepat mungkin. Hingga saat ini kondisinya dikabarkan dalam keadaan kritis dan masih menjalani perawatan intensif.

Polisi saat ini sedang menelusuri keberadaan kedua pelaku yang melarikan diri setelah kejadian tersebut. Masyarakat yang memiliki informasi terkait identitas atau keberadaan pelaku diminta untuk segera melaporkannya ke kantor polisi terdekat. Kasus ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Penulis: Irfan.S

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *