MAKASSAR, INFOUPDATE .ID – Tauran antar kelompok kembali pecah di Jalan Kakatua II, Kecamatan Mamajang, Makassar. Rabu (4/11/2026) dini hari sekitar pukul 00.20 Wit. Wilayah tersebut telah berubah menjadi medan perang dan menelan korban jiwa
Kejadian tersebut telah menelan satu orang korban jiwa, bukan hanya itu, Kapolsek Mamajang, AKP Tri Wahyu Husada Andromeda pun menjadi korban korban dari perang tersebut. Ia terluka setelah anak panah busur menangcap di betisnya saat mencoba melerai bentrokan
Kasi Humas Polrestabes Makassar, AKP Jaffar Achmad, membenarkan insiden berdarah itu.
“Benar terjadi tawuran antarkelompok menyebabkan satu korban jiwa yakni inisial IA (51). Kapolsek juga menjadi korban dari peristiwa itu” ujar Jaffar, Kamis (5/11/2026) siang.
Menurut informasi yang dihimpun, bentrokan bermula dari saling ejek dua kelompok warga yang kemudian berkembang menjadi saling serang menggunakan senjata tajam, batu, dan busur panah.
Mendapat laporan warga yang resah, Tim Polsek Mamajang bergerak cepat ke lokasi. Namun saat tiba, kedua kelompok masih terlibat aksi saling serang membabi buta.
Tanpa ragu, Kapolsek Mamajang turun langsung ke tengah massa untuk melerai. Nahas, sebuah anak panah melesat dan mengenai betisnya.
Meski terluka, AKP Tri Wahyu tetap bertahan di lokasi hingga massa berhasil dipukul mundur dan situasi dapat dikendalikan.
“Saat ini kami masih melakukan penyelidikan mendalam terkait aksi tawuran tersebut,” jelas Jaffar.
Polrestabes Makassar kini memburu para pelaku. Sejumlah saksi dan barang bukti berupa anak panah telah diamankan.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat jangan mudah terpancing dengan aksi-aksi provokasi. Kami dan masyarakat mengecam keras seluruh aksi kejahatan yang merugikan masyarakat,” tegasnya.
Hingga Kamis siang, situasi di sekitar Jalan Kakatua II dilaporkan sudah kondusif. Aparat gabungan dari Polrestabes Makassar masih disiagakan untuk mengantisipasi bentrokan susulan.
Penulis: Accank



















