Berita

Bupati Bantaeng Buka Rakor Antisipasi Dampak El Nino Godzilla terhadap Produksi Pertanian

BANTAENG, INFOUDATE  — Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, menghadiri sekaligus membuka Rapat Koordinasi Antisipasi Dampak El Nino Godzilla terhadap Produksi dan Komoditas Pertanian yang digelar di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng, Jumat 24 April 2026.

Rapat koordinasi ini dilaksanakan sebagai langkah antisipatif Pemerintah Kabupaten Bantaeng dalam menghadapi potensi dampak fenomena El Nino ekstrem yang diprediksi terjadi tahun ini dan berpotensi memengaruhi sektor pertanian khususnya ketersediaan air, produksi pangan dan keberlanjutan komoditas unggulan daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin menyampaikan bahwa fenomena El Nino yang diperkirakan terjadi tahun ini memiliki intensitas yang cukup ekstrem, bahkan disebut sebagai “El Nino Godzilla”, mengacu pada kejadian besar yang pernah terjadi pada 1997–1998 serta 2015–2016.

“Fenomena ini perlu kita antisipasi sejak dini karena berpotensi menyebabkan kekeringan yang cukup ekstrem. Karena itu, kita mengumpulkan seluruh pihak terkait untuk membahas langkah-langkah strategis yang perlu diambil bersama agar dampaknya terhadap produksi dan komoditas pertanian dapat diminimalisir,” ujarnya.

Bupati Bantaeng juga menegaskan, pemerintah daerah terus mendorong lahirnya solusi dan langkah konkret melalui koordinasi lintas sektor, termasuk meminta masukan dari jajaran teknis, penyuluh pertanian, hingga para petani yang berhadapan langsung dengan kondisi di lapangan.

“Kita ingin langkah antisipasi yang disusun benar-benar berbasis kondisi riil dan kebutuhan petani. Karena itu, saran dan masukan dari semua pihak menjadi sangat penting dalam merumuskan strategi menghadapi ancaman kekeringan ini,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bantaeng, Mahyudin, dalam laporannya menjelaskan bahwa El Nino Godzilla merupakan fenomena pemanasan ekstrem suhu permukaan laut di Samudra Pasifik yang berdampak pada penurunan curah hujan dan meningkatnya risiko kekeringan di berbagai wilayah, termasuk sektor pertanian.

Ia menyampaikan bahwa Dinas Pertanian sebelumnya telah melakukan dua kali pertemuan koordinasi bersama para koordinator penyuluh dan kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) sebagai langkah awal mitigasi menghadapi potensi dampak fenomena tersebut.

“Pertemuan hari ini merupakan penguatan dari upaya-upaya yang telah dilakukan sebelumnya, termasuk menyusun langkah mitigasi bersama seluruh pemangku kepentingan sektor pertanian,” jelasnya.
Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Bantaeng berharap dapat merumuskan strategi antisipasi yang tepat, mulai dari pengelolaan sumber air, penyesuaian pola tanam, penguatan pendampingan kepada petani, hingga langkah mitigasi lainnya untuk menjaga ketahanan pangan daerah di tengah ancaman perubahan iklim ekstrem.

Acara ini turut dihadiri oleh Kasat Samapta Polres Bantaeng, AKP Andi Adi Wijaya mewakil Kapolres Bantaeng, Kasdim 1410 Bantaeng, Mayor Inf. Ruben Jacob Tana mewakili Dandim 1410 Bantaeng, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Andi Sjafaruddin Magau, perangkat daerah terkait, penyuluh pertanian, kepala BPP serta unsur pemangku kepentingan sektor pertanian di Kabupaten Bantaeng.

infoupdate.id

Recent Posts

Resmi Berlaku Hari Ini: TPA Tamangapa Makassar Tutup untuk Sampah Campur

MAKASSAR, INFOUPDATE.ID— Pemerintah Kota Makassar resmi menutup keran pembuangan sampah campur ke Tempat Proses Akhir…

17 minutes ago

DPRD Makassar Pindah ke Gedung Baru Hasil Renovasi, Pelayanan Dimulai 3 Agustus

MAKASSAR, INFOUPDATE.ID— Setelah hampir setahun berkantor di lokasi sementara, Sekretariat DPRD Kota Makassar resmi memulai…

27 minutes ago

Curi Solar Truk di Wajo, Pemuda 21 Tahun Diciduk Resmob Polres Pelabuhan Makassar

MAKASSAR, INFOUPDATE.ID - Ulah pencuri yang menyasar truk parkir di kawasan pelabuhan akhirnya tercium Tim…

12 hours ago

Kabupaten Wajo Krisis Air Bersih, Masyarakat Sentil Kinerja Direktur PDAM dan Pemerintah

WAJO, INFOUPDATE.ID - Kabupaten Wajo mengalami krisis air bersih. Masyarakat kembali menyoroti kinerja Direktur PDAM…

14 hours ago

5 Kantor Pemkab Gowa Digerebek Polda Sulsel, Usut Dugaan Korupsi Seragam Gratis Rp16 Miliar

GOWA, INFOUPDATE.ID— Polda Sulawesi Selatan menggerebek 5 kantor di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gowa. Penggeledahan dilakukan…

15 hours ago

Bupati Gowa Husniah Talenrang Diperiksa Polda Sulsel Terkait Dugaan Korupsi Seragam Gratis

MAKASSAR,INFOUPDATE.ID – Penyidikan dugaan korupsi proyek pengadaan seragam sekolah gratis di Kabupaten Gowa memasuki babak…

21 hours ago