BARRU, INFOUPDATE.ID – Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari memimpin Rapat forum Forkopimda Plus ydi Rumah Jabatan Bupati Barru. 11 September 2026
Dalam Rapat tersebut, Pemerintah Barru membahas 6 isu kebetuhan masyarakat, mulai dari BBM, pemadaman listrik, pemenuhan air bersih, karhutla, LPG 3 kilogram hingga ketenagakerjaan.
Andi Ina menegaskan, pihaknya tidak berhenti hanya pada identifikasi persoalan, tapi akan diselesaikan bersama agar isu yang berkembang tidak menimbulkan keresahan masyarakat
“Tujuan kita bagaimana fenomena yang ada ini jangan sampai membuat masyarakat panik dan takut. Yang paling penting adalah keselamatan dan keamanan masyarakat,” tegas Andi Ina.
Salah satu perhatian utama adalah ketersediaan BBM. Pertamina Patra Niaga memastikan tidak ada pemotongan kuota BBM untuk Barru.
Penyaluran harian mencapai sekitar 104 kiloliter Pertalite dan 104 kiloliter solar untuk sembilan SPBU, dengan tambahan pasokan 15–20 persen dari kondisi normal.
Tingginya kebutuhan BBM juga dipengaruhi posisi Barru di jalur Trans Sulawesi yang melayani kendaraan masyarakat dan logistik.
Pada saat yang sama, kebutuhan masyarakat lokal, termasuk nelayan yang bergantung pada BBM untuk aktivitas melaut, harus tetap terjamin.
Bupati meminta pengelola SPBU memperbaiki tata kelola pelayanan dan memastikan masyarakat lokal tidak kesulitan memperoleh BBM.
Ia bahkan menegaskan akan mengambil langkah tegas apabila persoalan pelayanan ditemukan berada pada pengelolaan SPBU.
“Kalau memang persoalannya ada di SPBU, tentu kita akan ambil langkah. Bahkan kalau perlu, kita bisa meminta SPBU itu ditutup,” ujarnya.
Andi Ina juga mengingatkan bahwa surat pemerintah daerah terkait permohonan penambahan kuota BBM tidak dipungut biaya dan tidak boleh dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi.
“Surat Bupati terkait dengan penambahan kuota BBM itu nol rupiah. Saya menandatangani itu untuk membantu masyarakat, bukan untuk mencari keuntungan,” tegasnya.
Persoalan energi kemudian berlanjut pada sektor kelistrikan. Kepala ULP PLN Barru Ulfa Pratiwi menjelaskan, pemadaman berkaitan dengan pemeliharaan infrastruktur dan kondisi sejumlah pembangkit dalam sistem kelistrikan Sulawesi Selatan yang saling terhubung.
Pemkab meminta PLN memperkuat komunikasi mengenai jadwal pemadaman agar masyarakat dapat menyesuaikan aktivitas, dengan perhatian khusus terhadap kawasan ekonomi dan fasilitas strategis.
Bupati secara khusus meminta kontinuitas listrik di RSUD Barru menjadi prioritas karena berkaitan langsung dengan keselamatan pasien.
“Saya mohon terkait dengan rumah sakit umum kita menjadi perhatian, untuk mungkin tidak ada pemadaman, karena di sana pemadaman sedikit pun bisa membahayakan nyawa masyarakat kita,” katanya.
(Jumardin/Humas IKP).
IRAN, INFOUPDATE.ID -Teheran: Iran mengecam kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan oleh militer Israel di…
JAKARTA, INFOUPDATE.ID - Menteri Keuangan Suahasil Nazara melantik 14 pejabat baru di lingkungan Kementerian Keuangan.…
JAKARTA, INFOUPDATE.ID - Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu akan menjadi PPPK Penuh…
WAJO, INFOUPDATE.ID — Rutan Kelas IIB Sengkang bersama jajaran TNI, Polri, dan Badan Narkotika Kabupaten…
MAKASSAR, INFOUPDATE.ID– Tak mau kecolongan gangguan kamtibmas, Polsek Tamalate Polrestabes Makassar tancap gas memperkuat kemitraan…
ENREKANG, INFOUPDATE.ID - Universitas Muhammadiyah Enrekang (UNIMEN) menargetkan lahirnya sedikitnya 26 dosen dengan jabatan akademik…