Berita  

Cetak Sejarah di Unhas, Dosen ITBM Balik Diwa Raih Doktor Kimia IPK 4,00 dalam 2 Tahun 3 Bulan

MAKASSAR, INFOUPDATE – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dunia akademik Indonesia. Tri Widayati Putri, Dosen Teknologi Hasil Perikanan Institut Teknologi dan Bisnis Maritim (ITBM) Balik Diwa, mencetak sejarah di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Hasanuddin.

Melalui Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) tahun 2023, Tri Widayati Putri berhasil menyelesaikan Program Doktor (S3) Ilmu Kimia Universitas Hasanuddin hanya dalam waktu 2 tahun 3 bulan dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna 4,00. Capaian ini menjadikannya mahasiswa tercepat pertama yang lulus dari Program Doktor Ilmu Kimia Unhas.

Tak hanya cepat, kualitas riset yang dihasilkan juga berkelas internasional. Disertasi yang mengangkat teknologi nanoselulosa berbasis rumput laut berhasil dipublikasikan pada jurnal internasional bereputasi Q1. Penelitian tersebut juga mengantarkannya meraih penghargaan Best Presenter pada konferensi internasional bergengsi di Lombok.

Inovasi nanoselulosa yang dikembangkan tidak berhenti pada publikasi ilmiah. Hasil penelitiannya telah didaftarkan hak paten dan merek yang saat ini masih dalam proses, menunjukkan potensi besar untuk pengembangan industri dan pemanfaatan bagi masyarakat.
Atas capaian tersebut, FMIPA Universitas Hasanuddin secara resmi menetapkan Tri Widayati Putri sebagai Wisudawan Terbaik Predikat Cumlaude Program Doktor Ilmu Kimia.

Menariknya, di balik kesuksesan akademik tersebut, Tri Widayati Putri juga menjalani peran sebagai Bhayangkari aktif dan ibu dari tiga anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar. Keberhasilannya menyelesaikan studi doktoral dengan prestasi gemilang tidak lepas dari dukungan penuh sang suami, Chairul Hamka Alimin, yang senantiasa menjadi pendamping dan penyemangat dalam perjalanan akademiknya.

Hingga kini, Tri Widayati Putri tercatat telah menghasilkan lebih dari 40 karya ilmiah yang meliputi jurnal nasional dan internasional, buku ilmiah, serta paten.

Capaian tersebut menjadi bukti bahwa perempuan Indonesia mampu meraih prestasi akademik tertinggi tanpa meninggalkan peran keluarga, sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berprestasi dan berkontribusi bagi bangsa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *