Berita

Eksekusi Lahan 1.000 M2di Tamalate Digagalkan Warga Pakai Batu dan Busur

MAKASSAR,INFOUPDATE.ID – Upaya eksekusi lahan seluas 1.000 meter persegi di Jalan Daeng Tata Raya, Kampung Ce’de, Kecamatan Tamalate, Makassar, Sulawesi Selatan, berujung bentrokan. Warga menolak dan menghadang petugas dengan lemparan batu, petasan, hingga anak panah busur pada Kamis (10/9/2026).

Akses menuju lokasi sejak awal sudah ditutup warga. Tim panitera pun gagal masuk, negosiasi yang dilakukan 3-4 kali juga tidak membuahkan hasil.

Situasi memanas ketika petugas memaksa masuk, massa kemudian langsung menyerang.

“Kami datang baik-baik, tetapi dari pihak mereka ada yang terprovokasi. Tiba-tiba ada lemparan dari arah mereka, jadi kami berusaha untuk bertahan. Namun apa yang terjadi, mereka makin banyak yang gencar melakukan pelemparan,” kata Kapolsek Tamalate Kompol Muh Idris.

Untuk membubarkan massa, polisi menembakkan gas air mata. Namun arah angin tiba-tiba berubah, gas air mata justru menghantam barisan petugas sendiri.

“Anggota tidak ada yang terluka, cuma terkena embusan gas air mata itu sendiri karena tiba-tiba arah angin berubah. Dan ada juga petasan yang meledak di dekatnya sehingga terhirup asapnya, akhirnya terjatuh. Sempat juga tersenggol dengan anggota kami,” jelas Kompol Idris.

Polisi memastikan tidak ada korban luka, baik dari pihak petugas maupun warga. Setelah situasi tak terkendali, seluruh personel ditarik mundur untuk konsolidasi.

Lahan yang dieksekusi tercatat 1.000 meter persegi. Di atasnya berdiri sekitar 28 rumah semi permanen milik warga.

Menurut polisi, objek eksekusi adalah tanahnya, bukan rumah. Namun keberadaan puluhan rumah inilah yang menjadi sumber penolakan.

Akibat bentrokan, eksekusi resmi ditunda. Polisi akan mengevaluasi dan menyusun ulang strategi pengamanan.

“Eksekusi lahan, ya di dalamnya ada rumah masyarakat. Kami konsolidasi meminta arahan dan petunjuk dari pimpinan” katanya

Selanjutnya, pimpinan mengarahkan untuk menarik diri dan mengevaluasi kembali sehingga kita bisa merencanakan lagi kedepannya bagaimana teknis yang lebih baik,” pungkas Kompol Idris.

Belum ada kepastian kapan eksekusi akan dilanjutkan.(ACANK)

infoupdate.id

Recent Posts

Identifikasi Hambatan dan Mencari Solusi Inovatif, Kapus Kassi-Kassi Evaluasi Kinerja dan Capaian Program

BANTAENG, INFOUPDATE.ID - Kepala Puskesmas UPT Puskesmas Kassi-Kassi, Yuliana bersama KTU, Pj Klaster dan seluruh…

3 hours ago

Pertamina Sebut Antrean Panjang di SPBU Makassar, Bukan Stok Kosong Tapi Panic Buying

INFOUPDATE.ID, MAKASSAR – Antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU Kota Makassar, Sulawesi Selatan hingga ke…

8 hours ago

Babinsa Koramil 1406-10/Pitumpanua Dampingi Penyaluran Air Bersih bagi Warga Terdampak Kemarau

WAJO, INFOUPDATE.ID - Babinsa Kelurahan Ballere Koramil 1406-10/Pitumpanua, Serma Muh. Yusuf, melaksanakan pendampingan penyaluran air…

8 hours ago

Kejati Aceh Raih SMSI Aceh Award: Institusi Penegak Keadilan Restoratif

BANDA ACEH, INFOUPDATE.ID — Upaya menghadirkan penegakan hukum yang tidak hanya tegas, tetapi juga humanis…

11 hours ago

Camat Tanete Riaja Bersinergi TNI-Polri Mewujudkan Lingkungan Bersih, Indah dan Nyaman

BARRU, INFOUPDATE.ID - Pemerintah Kecamatan Tanete Riaja bersama TNI - Polri bersinergi melaksanakan kerja bakti…

1 day ago

Polda Selidiki Penyebab Kelangkaan Solar di Makassar dan Kemungkinan Penyimpangan Distribusi

MAKASSAR.INFOUPDATE.ID - Masyarakat Kota Makassar belakangan ini menghadapi kesulitan mendapatkan bahan bakar minyak, terutama solar.…

1 day ago