Berita

Janwar Menilai Penangkapan Anggota Baznas Oleh Kejari Enrekang Atas Kasus Dugaan Korupsi Adalah Jebakan Oknum Pemerasan

ENREKANG, INFOUPDATE – Ketua Baznas Kabupaten Enrekang, Janwar menilai bahw penangkapan Pelaksana Tugas Ketua Baznas Enrekang dan tiga orang anggota Baznas lainnya oleh Kajari Enrekang adalah cacat hukum

Hal tersebut diungkapkan saat menggelar konfrensi pers di kantor Baznas Enrekang lantai dua, Minggu malam, 17/12/2025 didampingi oleh Wakil Ketua Bidang Pengumpulan Baznas Erekang Dr. Ilham Kadir

Janwar menyampaikan bahwa pihaknya sangat menghargai proses hukum yang sedang berjalan, namun tuduhan dana ZIS tahun 2021-2024 kepada para Pimpinan Baznas Enrekang telah Cacat hukum sejak awal, karena tidak dikontruksikan menggunakan UU No23 tahun 2011 tapi menggunakan UU No tahun 2001 yaitu pemberantasan tindak pidana korupsi

“Dana ZIS dan DSKL yang dikelola Baznas adalah dana umat, bukan keuangan Negara, sehingga tidak dapat dijadikan obyek tindak pidana korupsi berdasarkan kerugian Negara” tegas Junwar.

Ia juga menjeiaskan, laporan hasil audit Baznas RI dan Inspektorat Jendral Kementerian Agama RI menyatakan tidak ditemukan penyalahgunaan wewenan, dan dugaan tindak pidana korupsi tidak terbukti.

“Saya tegaskan, Inspektorat Provinsi Sulawesi Selatan yang menghitung kerugian Negara dalam pengelolaan ZIS dan DSKL berpotensi melampaui wewenan (Abuse of Power) dan tidak sesuai PP No 14 tahun 2014. Selama ini, pencatatan dan pelaporan dana ZIS dan DSKL telah dipisahkan dengan dana hibah APBD” katanya

Bahkan kata dia, BAZNAS mendapatkan Predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) . “Dalam kesempatan ini saya selaku ketua BAZNAS Enrekang ingin mempertegas bahwa dana titipan pengembalian yang telah tersebar luas dan sudah diketahui publik melalui media adalah jebakan pihak oknum Aparat” tambahnya

Penegak Hukum yang mengkostruksikan uang hasil Pemerasan menjadi dana titipan perkara hukum atau pengenbalian. “Sekali lagi saya tegaskan ini adalah jebakan atas pemerasan yang dilakukan oleh oknum yaa”  tegasnya

Ketua BAZNAS Enrekang menegaskan, pihaknya melakukan kompremsi Pers untuk menjaga harkat dan martabat Lembaga BAZNAS, karena selama kasus ini berproses sudah terlalu banyak informasi yang sangat liar yang memojokkan Lembaga ini.

Sementara itu, dugaan tindak pidana korupsi pada pengelolaan dan penyaluran ZIS di Baznas Kabupaten Enrekang tahun 2021-2024 tidak terbukti, namun BAZNAS Enrekang berkewajiban melengkapi verifikasi dan rapat pleno Pimpinan sesuai dengan Sistem Prosedur Operasional (SOP) pendistribusian dan pendayagunaan yang disahkan pada tanggal 8 Juni 2023.

“Semua tuduhan yang mengarah pada Baznas Enrekang harus dilawan karena itu mencederai nama baik lembaga. Selain itu perkara ini juga telah menghambat kinerja BAZNAS Kabupaten Enrekang dalam hal Optimalisasi pengelolaan ZIS dan DSKL tahun 2025” pungkasnya

(Muh. Ganep).

infoupdate.id

Recent Posts

SDN 52 Korong Batu Borong Juara FLS3N Pa’jukukang IV, Kepsek: Ini Adalah Keberhasilan Para Pembina

BANTAENG, INFOUPDATE - SDN 52 Korong Batu, Bantaeng berhasil mencetak sejumlah siswa berprestasi. Hal ini…

31 minutes ago

Sidak DPRD Makassar: Gudang Toko Sumber Plastik Langgar Aturan, Bongkar Muat di Badan Jalan Picu Macet Parah.

MAKASSAR, INFOUPDATE – Aktivitas bongkar muat di badan Jalan Masjid Raya kembali makan korban. Kali…

11 hours ago

Bongkar Gudang Mafia BBM: Polda Sita 13.000 Liter Solar, Salurkan ke Kapal Via Galangan

MAKASSAR, INFOUPDATE - Jaringan penimbun BBM subsidi di Makassar kena batunya. Tim Direskrimsus Polda Sulsel…

16 hours ago

2.000 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan May Day 2026 di Makassar, Buruh Janji Tak Tutup Jalan & Bakar Ban

MAKASSAR, INFOUPDATE - Polrestabes Makassar bersama Polda Sulsel mengerahkan 2.000 personel gabungan untuk mengamankan peringatan…

16 hours ago

Modus Curi Bertahap, PRT di Makassar Diduga Gasak Emas Majikan Rp700 Juta Buat Beli Rumah dan DP Mobil

MAKASSAR, INFOUPDTE– Kerja dua tahun sebagai Pekerja Rumah Tangga (PRT), RG (34) diduga malah menggasak…

21 hours ago

Nasi Kuning Gratis Berujung Maut: Pria Mabuk Tewas Ditikam Penjual di Makassar

MAKASSAR, INFOUPDATE – Penolakan memberi nasi kuning gratis berujung duel maut di Jalan Perintis Kemerdekaan,…

21 hours ago