Berita

Kepala DLH Wajo, Andi Fakhrul Rijal menyayangkan Pengerukan Danau Tempe Terhenti Sebelum Tuntas

WAJO, INFOUPDATE.ID – Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wajo, A. Fakhrul Rijal menyayangkan Pengerjaan revitalisasi Danau Tempe yang tidak dituntaskan sesuai rencana awal.

Menurutnya, pengerukan Danau tersebut akan menghasilkan sebanyak 36 pulau baru, namun yang terealisasi hanya 3 pulau.

“Sangat disayangkan pengerjaannya terhenti dan hanya menghasilkan 3 pulau baru. Seandainya pengerjaannya sesuai rencana awal manfaatnya sangat besar bagi masyarakat sekitar” katanya

Pandangan tersebut berdasar dari latar belakang pendidikannya. Selain merupakan lulusan S1 Arsitektur, Ia juga adalah Magister Manajemen juga sempat menempuh pendidikan S2 Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK).

Dari perspektif arsitektur dan perencanaan wilayah, ia melihat pengerukan dan penataan kawasan Danau Tempe bukan sekadar pekerjaan mengangkat sedimentasi, tetapi dapat menjadi bagian dari penataan kawasan danau secara terpadu dan berkelanjutan.

“Kalau dilihat dari perspektif arsitektur dan perencanaan wilayah, pengerukan danau yang dilakukan secara terencana dapat memberikan banyak manfaat. Selain mengembalikan fungsi badan air, material hasil pengerukan dapat dimanfaatkan untuk membentuk dan menata pulau-pulau baru yang kemudian dapat dikembangkan sebagai bagian dari kawasan ekowisata,” jelasnya.

Menurutnya, apabila dirancang berdasarkan kajian yang matang dan dikelola dengan baik, keberadaan pulau-pulau tersebut berpotensi menjadi ruang terbuka hijau, kawasan konservasi, habitat berbagai jenis satwa dan ikan, serta destinasi wisata berbasis lingkungan.

Di sisi lain, pengerukan yang tepat juga diharapkan dapat membantu mengurangi pendangkalan akibat sedimentasi, memperbaiki fungsi perairan, menjaga keseimbangan ekosistem danau, serta mendukung keberlangsungan aktivitas masyarakat yang menggantungkan kehidupannya dari Danau Tempe.

“Seandainya ini dirampungkan, manfaatnya akan luar biasa. Tetapi tentunya harus dilakukan berdasarkan kajian teknis, lingkungan dan tata ruang yang matang agar revitalisasi benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi Danau Tempe,” tuturnya.

Ia berharap pemerintah kembali memberikan perhatian terhadap keberlanjutan revitalisasi Danau Tempe. Menurutnya, program yang telah dimulai tersebut perlu dikaji kembali dan, jika memungkinkan, dilanjutkan secara bertahap dengan pendekatan yang lebih terpadu.

“Danau Tempe bukan hanya persoalan air dan ikan, tetapi juga menyangkut lingkungan, tata ruang, ekonomi, sosial dan masa depan masyarakat. Karena itu, penataannya harus dipikirkan secara menyeluruh dan berkelanjutan,” pungkasnya.

infoupdate.id

Recent Posts

Bupati Wajo Terima Kunjungan Tim BPK, Audit Kinerja PDAM

WAJO, INFOUPDATE.ID  - Bupati Wajo Andi Rosman menerima kunjungan tim BPK Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan…

35 minutes ago

Perkuat Sabuk Kamtibmas, Kapolsek Tamalate Rapatkan Barisan Bhabinkamtibmas Tekan Kriminal

MAKASSAR, INFOUPDATE.ID– Menghadapi dinamika keamanan yang kian kompleks, Polsek Tamalate Polrestabes Makassar menggerakkan lini terdepan.…

41 minutes ago

Polres Wajo Salurkan 12.000 Liter Air Bersih untuk Warga Maddukkelleng, Kecamatan Tempe

WAJO, INFOUPDATE.ID — Polres Wajo menyalurkan bantuan 12.000 liter air bersih kepada warga Kelurahan Maddukkelleng,…

22 hours ago

Tegas. Kapolsek Mariso Akan Menindak Aknum Yang Terlibat Narkoba dan Judol

MAKASSAR, INFOUPDATE.ID— Kapolsek Mariso, Kompol Mahrus Ibrahim dengan tegas menyampaikan, pihaknya akan menindak tegas penggunaan…

1 day ago

Pemkab Jeneponto Perkuat Sinergi Lintas Sektor dalam Percepatan Penanganan Stunting

JENEPONTO, INFOUPDATE.ID —Pemerintah Kabupaten Jeneponto menggelar rapat koordinasi penanganan stunting di Ruang Rapat Bupati Jeneponto.…

1 day ago

Kapolsek Manggala Perkuat Komunikasi Untuk Mendeteksi Dini Gangguan Keamanan

MAKASSAR, INFOUPDATE.ID— Lapangan Bitoa, Kelurahan Manggala, kembali jadi pusat keramaian. Semarak Pesta Rakyat Kecamatan Manggala…

1 day ago