Berita

Ketua Komisi  X DPR RI, Lalu Hardian Irfani Mengusulkan 237.000 PPPK PW Untuk Segera Diangkat Jadi ASN

JAKARTA, INFOUPDATE – Ketua Komisi  X DPR RI, Lalu Hardian Irfani mengusulkan 237.000 guru pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) Paruh Waktu kepada pemerintah untuk segera diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Lalu Hardian Irfani menilai, status dan kesejahteraan guru PPPK paruh waktu, saat ini masih belum jelas, terutama jika dibandingkan dengan pegawai di sektor lain.

“Gaji guru PPPK paruh waktu masih lebih rendah dibandingkan pegawai lain yang belum berstatus PPPK,” ujarnya di Mataram, Kamis 19 Maret 2026

Komisi X DPR RI telah meminta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bersama Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi untuk menyusun formula pengangkatan guru PPPK, baik paruh waktu maupun penuh waktu, menjadi ASN.

Menurutnya, pemerintah pusat pada prinsipnya telah menyetujui rencana tersebut, namun implementasinya harus disesuaikan dengan kondisi keuangan negara.

Jumlah guru PPPK paruh waktu yang diusulkan untuk diangkat menjadi ASN mencapai 237.000 orang dan tersebar di seluruh Indonesia. Seluruh guru itu, berada di bawah kewenangan Kemendikdasmen, sementara guru madrasah berada di bawah Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia.

DPR juga menilai bahwa pengangkatan ini perlu berjalan beriringan dengan kebijakan lain, terkait tenaga kerja di sektor pendidikan, agar tercipta pemerataan dan keadilan.

Dalam perhitungan sementara, kebutuhan anggaran untuk pengangkatan tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp58 triliun. DPR menilai, diperlukan komitmen kuat dari pemerintah pusat untuk mengalokasikan anggaran tersebut serta memastikan kebijakan berjalan efektif.

Selain itu, DPR juga mengusulkan agar pengelolaan tenaga pendidik, khususnya guru PPPK, dikembalikan ke pemerintah pusat guna mempermudah koordinasi dan pengambilan kebijakan.

DPR meminta agar persoalan ini tidak berlarut-larut dan segera mendapatkan solusi konkret. “Ini harus segera diselesaikan. Kalau belum bisa tahun ini, diharapkan dapat direalisasikan tahun depan,” kata Lalu Hardian Irfani.

infoupdate.id

Recent Posts

Polisi Bongkar Motif Meninggalnya Wanita Asal Selayar Dalam Kamar Hotel di Makassar, Ia Dibunuh Pria Teman Dekatnya Sendiri

MAKASSAR INFOUPDATE.ID - Kasus meninggalnya MA, wanita berusia 40 tahun asal Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi…

4 days ago

Seorang Perempuan di Makassar Ditemukan Meninggal Dunia Dalam Kamar Hotel, Keluar Darah Dari Mulutnya

MAKASSAR INFOUPDATE.ID - Seorang wanita berinisial MH (40) ditemukan meninggal dunia di dalam kamar salah…

5 days ago

BBPOM Sita 7.092 Skincare Bermerkuri di Makassar, Omzet Pabrik Rumahan Capai Rp65 Juta/Minggu

MAKASSAR, INFOUPDATE.ID– Balai Besar POM Makassar membongkar pabrik kosmetik ilegal di Kelurahan Paropo, Kecamatan Panakkukang.…

5 days ago

UNIMEN Lepas Peserta Magang/KKN Internasional Batch VI ke Thailand

ENREKANG, INFOUPDATE.ID - Wakil Rektor II Universitas Muhammadiyah Enrekang, Dr. Elihami, melepas tujuh mahasiswa yang…

5 days ago

Cegah Kehamilan Dalam Waktu 3-5 Tahun, Bidan UPT Puskesmas Dampang Memasangkan KB Implan Gratis Pada Ibu Ibu

BANTAENG, INFOUPDATE.ID - Bidan UPT Puskeesmas Dampang melaksaknakan bakti sosial Pemasangan KB Implant gratis di…

5 days ago

H. Paris Yasir Hadiri Paripurna DPRD, Rekomendasi LKPJ Jadi Penguatan Program Pembangunan

JENEPONTO, INFOUPDATE.ID — Pemerintah Kabupaten Jeneponto menghadiri Rapat Paripurna Tingkat II DPRD Kabupaten Jeneponto dalam…

5 days ago