Berita

Konstatering Lahan 30 Hektare di Aditarina Ricuh: Warga Lempari Polisi, 1.091 Aparat Dikerahkan

MAKASSAR, INFOUPDATE.ID — Proses konstatering lahan sengketa seluas 30 hektare di Kompleks Aditarina, Kelurahan Bitowa, Kecamatan Manggala, Makassar, Selasa (21/7/2026) siang berubah ricuh.

Ratusan warga menghadang petugas Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan melempari aparat kepolisian dengan batu hingga anak panah. Polisi merespons dengan water cannon dan gas air mata.

Petugas BPN Makassar datang sekitar pukul 09.30 Wita untuk melakukan pengukuran objek sengketa. Namun upaya masuk melalui Jl Ujung Bori langsung dihadang warga.

Massa melempari petugas dengan batu. Beberapa lainnya bahkan mengarahkan busur panah ke arah aparat.

Untuk membuka akses, polisi menembakkan gas air mata dan mengerahkan kendaraan taktis. Arus lalu lintas di Jl Ujung Bori – jalur penghubung Jembatan Borong Raya ke Jl Antang Raya – ditutup total.

Setelah hampir satu jam bentrokan, ribuan aparat akhirnya berhasil menembus blokade dan masuk ke dalam kompleks.

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, turun langsung memimpin pengamanan. Ia menegaskan kegiatan hari ini murni pengukuran, bukan eksekusi.

“Permohonan ini sudah lama, cuman memang baru bisa dilaksanakan hari ini,” kata Arya di lokasi.

Total 1.091 personel dikerahkan untuk pengamanan. Terdiri dari Brimob, Samapta Polda Sulsel, Reskrim dan jajaran Polsek Polrestabes Makassar.

Menurut Arya, salah paham warga memicu kericuhan.

“Memang masih banyak masyarakat yang belum memahami konstatering. Mereka berpikir ini eksekusi, padahal ini pengukuran berdasarkan sertifikat yang dimiliki pihak lain,” ujarnya.

Arya menyebut sengketa ini sudah berlangsung lama. Warga telah lama menempati lahan namun belum bisa menunjukkan alas hak.

Sementara pihak lain, yakni PT Aditarina, mengantongi sertifikat dan putusan pengadilan atas lahan seluas 30 hektare tersebut.

“Tanahnya terdiri dari permukiman warga dan areal persawahan di sekitar Kompleks Aditarina,” terang Arya.

Hingga berita ini ditulis belum ada jadwal eksekusi. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam bentrokan ini.

Pasca konstatering selesai, Jl Ujung Bori kembali dibuka dan arus kendaraan berangsur normal.

Penulis: Accank

infoupdate.id

Recent Posts

1 Orang Penadah, Empat Orang Komplotan Pencuri Emas di Bantaeng Ditangkap Polisi

BANTAENG, INFOUPDATE.ID – Tim Resmob Polres Bantaeng berhasil menangkap empat orang komplotan pelaku pencurian emas…

5 hours ago

Bupati Bantaeng Resmikan Grand Opening Lazuna Chicken, Dorong Pertumbuhan Investasi dan UMKM

BANTAENG, INFOUPDATE.ID – Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, menghadiri sekaligus meresmikan Grand Opening Lazuna…

8 hours ago

Bidan Desa dan Bidan Dusun UPT Puskesmas Campagaloe Pantau Tumbuh Kembang Bayi di Wilayah Kerjanya

BANTAENG, INFOUPDATE.ID - Bidan Desa bersama Bidan Dusun Desa Bonto Loe UPT Puskesmas Campagaloe memantau…

8 hours ago

Konstatering Lahan di Aditarina Makassar Ricuh, Warga Lempari Polisi Pakai Batu dan Petasan

MAKASSAR, INFOUPDATE.ID— Proses konstatering lahan sengketa di Kompleks Aditarina, Jalan Borong Raya, Kecamatan Manggala, Makassar,…

8 hours ago

Pj Sekda Jeneponto Pimpin Rapat Optimalisasi Kepesertaan JKN dan Iuran Program KP Desa Bersama BPJS Kesehatan

JENEPONTO, INFOUPDATE.ID – Pemerintah Kabupaten Jeneponto terus memperkuat komitmen dalam menjamin perlindungan kesehatan masyarakat melalui…

10 hours ago

Peduli Petani, Bupati Bantaeng Tinjau Perbaikan Ruas Jalan Biringere

BANTAENG, INFOUPDATE.ID - Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin meninjau perbaikan jalan di Kabupaten. Kali…

15 hours ago