MAKASSAR, INFOUPDATE.ID – Aksi tawuran kembali diantisipasi di Kota Makassar. Polsek Makassar bersama Opsnal Polrestabes membubarkan sekelompok remaja yang diduga hendak melakukan penyerangan di wilayah Kecamatan Rappocini, Minggu (23/8/2026) dini hari.
Dalam operasi itu, polisi mengamankan 7 orang remaja beserta 5 unit kendaraan bermotor dan sejumlah anak panah busur yang diduga akan digunakan untuk menyerang warga.
Kapolsek Makassar, Kompol Mustari mengatakan pembubaran dilakukan setelah pihaknya menerima informasi dari Intel Polres dan tim Opsnal di lapangan.
“Jadi informasi baik dari Intel Polres dengan Opsnal di Polsek, ada mau melaksanakan penyerangan sehingga di Rappocini itu kumpul anak-anak muda termasuk dari luar. Untuk mengantisipasinya kita cepat membubarkan,” ujar Mustari kepada wartawan, Senin (24/8/2026).
Saat tiba di lokasi, petugas bahkan terpaksa melepaskan tembakan peringatan ke udara untuk membubarkan massa.
Dari hasil penyisiran, polisi mengamankan barang bukti berupa 5 motor dan busur panah. Ketujuh remaja yang diamankan kini masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Kompol Mustari menyebut motif para remaja berkumpul bukan karena konflik warga, melainkan untuk mencari eksistensi di kelompoknya.
“Dia janjian, banyak juga yang tidak kenal kumpul-kumpul di situ. Kayaknya salah satunya ini mau terkenal. Karena pada dasarnya banyak yang tidak baku kenal hanya ngumpul di situ sehingga melaksanakan aksi-aksi yang tidak diinginkan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Mustari menegaskan seluruh pelaku akan diproses sesuai dengan perannya masing-masing. Pihaknya juga mendapat perintah langsung dari Kapolrestabes Makassar untuk menindak tegas pelaku gangguan kamtibmas.
“Itu sudah jelas, perintah pimpinan kita bapak Kapolrestabes Makassar, tindakan tegas dan proses tuntas,” tegasnya.
Untuk mencegah aksi balasan dan tawuran susulan, Polsek Makassar akan memperketat patroli di titik-titik rawan, khususnya di Rappocini.
“Jadi diantisipasi jangan sampai ada serangan-serangan balik atau mungkin saling serang. Jadi ke depannya kita antisipasi minimal mobil patroli kita stand by di sana,” pungkas Mustari.
Hingga berita ini diturunkan, ketujuh remaja tersebut masih berada di Mapolsek Makassar untuk proses hukum lebih lanjut.
Penulis: Accank
JENEPONTO, INFOUPDATE.ID — Bupati Jeneponto H. Paris Yasir, menjalani rangkaian kegiatan yang berfokus pada peningkatan…
MAKASSAR, INFOUPDATE.ID - Segala bentuk kegiatan, kebijakan dan kewenangan organisasi PWI di tingkat kabupaten/kota dibawah…
BARRU, INFOUPDATE.ID — Pemerintah Desa Pancana, Kabupaten Barru meriahkan rangkaian peringatan HUT RI Ke- 81…
MAKASSAR, INFOUPDATE .ID— Aksi kekerasan kembali meresahkan warga Makassar. Seorang remaja berinisial Hkl,(16), jadi korban…
BANTAENG, INFOUPDATE.ID — Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin menghadiri penutupan Turnamen Bulutangkis Butta Toa…
MAKASSAR, INFOUPDATE.ID — Buku Ngaji Sugih (Karya Hj. Soraya menjadi topik pembahasan dalam sebuah diskusi…