Berita

RSUD Maros Dapat Bantuan Cath Lab Senilai Rp30 M Dari Kemenkes, Hasil Lobi Bupati Chaidir

MAROS, INFOUPDATE.ID – RSUD dr La Palaloi Kabupaten Maros dapat bantuan Catheterization Laboratory (Cath Lab) senilai Rp 30 Miliyar dari kementrian kesehatan RI pada Selasa, 9 Juni 2026

Cath Lab merupakan fasilititas yang digunakan oleh dokter spesialis untuk mendiagnosis dan mengobati berbagai penyakit jantung serta pembuluh darah menggunakan teknik minimal invasif (tanpa bedah sayatan

Direktur Utama RSUD dr La Palaloi, dr Sri Syamsinar Rachmah menyampaikan bahwa pihaknya sementara mengurus izin operasional, serta mempersiapkan tenaga dokter dan medis yang terlatih untuk mengeporasikan alat canggih tersebut.

“Untuk pengoperasian alat sekompleks Cath Lab, kami sementara mengurus izin operasional dan mempersiapkan tenaga dokter serta tim medis yang benar-benar terlatih,” jelas dr Sri.

Disampaikan, dokter yang dipersiapkan saat ini telah mengikuti program Fellowship selama satu tahun di Tiongkok khusus menanganan kardiovaskular, sementara Tim perawat dikirim pelatihan 3 bulan ke RS Hasan Sadikin Bandung.

”Dengan tahapan itu, Cath Lab diproyeksikan baru bisa melayani pasien 6 bulan mendatang. Jika sudah jalan, Maros tidak hanya melayani warganya sendiri, tapi juga daerah penyangga sekitar”cetusnya

Sementara itu, Bupati Maros, Chaidir menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada Presiden Prabowo Subianto dan Menkes RI, Budi Gunadi Sadikin atas perhatian dan bantuan fasilitas kesehatan

“Kami atas nama Pemkab Maros dan seluruh masyarakat, mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto dan Menkes Budi Gunadi Sadikin atas perhatian dan bantuan yang sangat berarti ini,” kata Bupati Maros Chaidir Syam saat meninjau Cath Lab.

Chaidir menegaskan Cath Lab adalah hasil lobi intensif daerah ke pusat, tujuannya untuk mendekatkan layanan spesialis jantung ke masyarakat, memangkas waktu rujukan yang selama ini jadi momok.

Ia menyebut, keberadaan Cath Lab di Maros dapat memutus ketergantungan rujukan ke rumah sakit di Makassar. Selain itu kata dia, waktu penanganan kasus darurat jantung bisa dipangkas signifikan, sehingga peluang pasien selamat di masa kritis naik drastis.

“Ini tonggak penting peningkatan kualitas layanan jantung sekaligus memperluas akses medis modern bagi masyarakat,” kata Chaidir

Penulis: Accank

infoupdate.id

Recent Posts

Tingkatkan Layanan Kesehatan, UPTD Puskesmas Pancana Gelar Forum Komunikasi Publik

BARRU, INFOUPDATE.ID - UPTD Puskesmas Pancana, Kabupaten Barru menggelar Forum Komunikasi Publik (FKP), di Aula…

4 hours ago

Bupati Enrekang Resmikan Bank Sampah Massenrempulu Eco Grob Bukti Perubahan Besar

ENREKANG, INFOUPDATE.ID - Komitmen masyarakat Kecamatan Anggeraja dalam menjaga kelestarian lingkungan mendapat apresiasi dari Bupati…

8 hours ago

TPK DPW PKB Wajo Melakukan Penataan Pembaruan Pengurus Tingkat Anak Cabang

WAJO, INFOUPDATE.ID — Tim Penyusun Kepengurusan Dewan Pengurus Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (TPK DPW PKB)…

11 hours ago

Aipda Rusli, Bhabinkamtibmas Desa Lasitae, Barru Berhasil Mencuri Perhatian Warga Dengan Suguhan Air Mineral

BARRU, INFOUPDATE.ID - Bhabinkamtibmas Desa Lasitae Aipda Rusli membagikan Air mineral kepada pengendara di tengah…

12 hours ago

Cek Kesehatan Rutin, Biddokkes Polda Sulsel Pastikan Personel Polsek Tamalate Tetap Prima Layani Masyarakat

MAKASSAR,INFOUPDATE.ID — Bukan hanya jaga Kamtibmas, kesehatan personel juga jadi prioritas. Bidang Kedokteran dan Kesehatan…

12 hours ago

PKB Wajo Kebut Penyusunan Pengurus, Target Rampung Akhir September

WAJO, INFOUPDATE.ID - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Wajo menggelar koordinasi…

1 day ago