Berita

Selain Disdik, Kejati Sulsel Juga Geledah CV APM, Bongkar Alur Korupsi Perpustakaan Digital Rp13 Miliar

MAKASSAR, INFOUPDATE .ID– Dua lokasi digeledah Kejaksaan Tinggi Sulsel dalam sehari. Tim Pidsus Kejati Sulsel menyasar Kantor Dinas Pendidikan Sulsel di Jalan Perintis Kemerdekaan, Tamalanrea, dan kantor CV APM di Jalan Boulevard, Panakukang, Rabu (17/6/2026).

CV APM diketahui sebagai penyedia pengadaan Perpustakaan Digital Bookless Library TA 2022-2024. Penggeledahan ini bagian dari pengembangan penyidikan dugaan korupsi proyek senilai Rp13 miliar lebih.

Aspidsus Kejati Sulsel Rachmat Supriady menyebut fokus utama penggeledahan adalah dokumen kerja sama.

“Penggeledahan ini difokuskan untuk mendalami hubungan kerja sama antara pihak penyedia dengan Dinas Pendidikan. Kami mencari bukti-bukti yang dapat memperjelas alur koordinasi dan pemenuhan kewajiban dalam proyek pengadaan ini agar fakta hukumnya semakin terang,” tegasnya.

Tim penyidik berhasil menyita sejumlah dokumen relevan dari kedua lokasi. Dokumen itu langsung masuk tahap verifikasi dan analisis.

“Kami memastikan rangkaian kegiatan penyidikan ini dilakukan dengan tetap menjunjung tinggi objektivitas dan profesionalisme,” kata Rachmat.

Proyek perpustakaan digital menyasar 123 SMAN se-Sulsel. Anggaran bersumber dari APBD 2022 sebesar Rp3,4 miliar lebih dan APBD 2023 sebesar Rp9 miliar lebih. Total Rp13 miliar lebih.

Hasil pendalaman sementara, penyidik menemukan banyak SMAN belum bisa memakai fasilitas secara optimal. Jaksa kini telusuri aspek teknis kelayakan alat, fungsi, dan kesesuaian anggaran dengan hasil di lapangan.

Sebelum penggeledahan, puluhan kepala SMA penerima program sudah dimintai keterangan. Penyidik dalami proses pengadaan, penyaluran, hingga pemanfaatan fasilitas.

Mantan Kadisdik Sulsel Setiawan Aswad juga dipanggil. Keterangan diminta terkait proses pengadaan selama masa jabatannya.

Belum ada tersangka. Tapi rangkaian geledah, sita dokumen, pemeriksaan saksi maraton, dan audit BPKP menunjukkan penyidikan Kejati Sulsel terus mengerucut untuk membongkar dugaan penyimpangan anggaran pendidikan miliaran rupiah.

Penulis: Accank

infoupdate.id

Recent Posts

Lindungi Anak Dari Penyakit Menular, Tim UPT Puskesmas Labbo Laksanakan BIAS

BANTAENG, INFOUPDATE.ID - BLUD UPT Puskesmas Labbo melaksanakan pelayanan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) di…

11 hours ago

Kenalan Medsos, Pria di Makassar Gelapkan Motor Kekasih Lalu Dijual Rp3,2 Juta

MAKASSAR, INFOUPDATE.ID — Kepercayaan berujung petaka. Seorang pria berinisial HS alias U (32) ditangkap polisi…

14 hours ago

Curi HP di Rumah yang Ditinggal Pesta, Buruh Bangunan di Andi Tonro Dihajar Warga

MAKASSAR, INFOUPDATE.ID— Kepergok saat beraksi. Seorang buruh bangunan, Mursalim Dg Tutu (30), warga Jl. Andi…

15 hours ago

Bupati Andi Rosman Resmi Jadi Ketua DPC Parta Gerindra Wajo

WAJO, INFOUPDATE.ID - Bupati Wajo, Andi Rosman resmi dikukuhkan sebagai ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten…

15 hours ago

Polisi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Seorang Ojol di Tanralili, Maros

MAROS INFOUPDATE.ID — Satuan Reserse Kriminal Polres Maros berkolaborasi dengan tim Resmob Polda Sulawesi Selatan…

15 hours ago

Pengendara Mobil di Maros Dikejar dan Diteriaki Maling oleh Sekolompok Pengendara Motor, Kaca Mobil Dipecahkan

‎MAROS INFOUPDATE.ID - Terjadi perusakan mobil oleh sekelompok pengendara motor di Jalan Patontongan, Kecamatan Mandai,…

15 hours ago