Berita

Sepakati Perjanjian Bersama, Bupati Bantaeng Apresiasi Sikap Serikat Buruh dan Direksi PT. Huadi

BANTAENG, INFOUPDATE.ID – Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin memberikan apresiasi kepada Federasi Serikat Perjuangan Buruh Indonesia (FSPBI) Bantaeng dan direksi PT. Huadi Nickel-Alloy Indonesia.

Hal tersebut diungkapkan saat kepala daerah yang akrab disapa Uji Nurdin menghadiri mediasi antara Diresksi PT. Hauadi dan karyawan, di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Bantaeng, Selasa, 22 Juli 2025.

Dalam mediasi tersebut, kedua belah pihak itu telah membuat perjanjian bersama dalam menghentikan perselisihan hubungan industrial.

Keduanya telah menyepakati beberapa point. Diantaranya menerima kebijakan untuk merumahkan pekerja selama tiga bulan. Sejak tanggal 1 Juli 2025.

Selain itu menyepakati pembayaran upah selama karyawan dirumahkan. Pihak perusahaan turut menanggung biaya BPJS para karyawan.

“Apresiasi terhadap PT. Huadi dan serikat karyawan yang alhamdulilah hari ini duduk bersama dan menyepakati komitmen untuk solusi terbaik dari situasi ini,” kata Uji Nurdin.

Kepala daerah termuda di Susel ini mengaku, tidak menyukai dengan kondisi yang dialami perusahaan di Kawasan Industri Bantaeng (KIBA).

Mengingat, hal tersebut berpotensi mengurangi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pengangguran bertambah.

“Tapi kita tahu kondisi ini tidak hanya terjadi di Bantaeng. Bahkan di provinsi lain bukan hanya smelter, ada juga pabrik dengan bidang lainnya turut mengalami kesulitan,” katanya.

“Sehingga mohon kesabaran teman-teman dan berdoa bersama. Agar kondisi bisa kita lewati bersama. Semoga keadaan kembali normal membuat karyawan bisa kembali berkerja dan adanya perekrutan lagi,” tambahnya.

Sementara kuasa Hukum PT. Huadi, Udhin Jalarambang mengatakan, kesepakatan ini menjadi bukti bahwa perusahaan terbuka dalam
membicarakan kepentingan bersama.

“Jadi isu-isu yang beredar diluar kalau perusahaan abai terhadap pekerja itu tidak benar sama sekali, dan kepada masyarakat Bantaeng agar jangan terpengaruh opini-opini liar diluar yang bisa merusak nama baik perusahaan,” kata Sabar panggilan akrabnya.

Ketua Eksekutif Federasi Serikat Perjuangan Buruh Indonesia (FSPBI) Bantaeng, Aldi Naba mengatakan, kesepakatan ini adalah langkah maju bagi kedua pihak. Mengingat, pekerja dan pengusaha adalah mitra dalam menjalankan usaha.

“Kami memahami kondisi keuangan Perusahaan, olehnya itu kami meminta komitmen perusahaan terkait kebijakan dirumahkan harus tertuang pada Perjanjian Bersama sesuai prosedur Perselisihan Hubungan Industrial, selain itu tuntutan mengenai selisih Upah Minimum Provinsi juga telah disetujui oleh pihak Perusahaan,” pungkasnya.

infoupdate.id

Recent Posts

Pemerintah Wajo Bersama Bank Indonesia Perkuat Percepatan Digitalisasi Transaksi Keuangan Pemerintah Daerah

WAJO, INFOUPDATE.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo bersama Bank Indonesia (BI) terus mendorong percepatan digitalisasi…

4 hours ago

Cegah Tauran, Polsek Tamalate Geledah Tas Siswa SMPN 24 Makassar

MAKASSAR, INFOUPDATE.ID -Maraknya aksi tawuran antar pelajar dalam beberapa hari terakhir di Makassar membuat Polsek…

20 hours ago

Perkuat Disiplin dan Jiwa Nasionalisme, Kodim 1406/Wajo Gelar Upacara Bendera Senin

WAJO, INFOUPDATE.ID  – Dalam rangka memelihara kedisiplinan, meningkatkan jiwa nasionalisme, serta menumbuhkan semangat pengabdian kepada…

20 hours ago

Tegas! Kapolsek Mariso Ingatkan 200 Siswa Muhammadiyah: Berani Bilang Tidak Untuk Geng Motor dan Narkoba

MAKASSAR, INFOUPDATE.ID- Sebanyak 200 siswa SD, SMP, dan SMA Muhammadiyah di Jl. Gagak No. 4,…

23 hours ago

Polres Maros Tantang Pemuda Bergerak Bersama Perangi Narkoba

MAROS, INFOUPDATE.ID – Peringatan Hari Sumpah Pemuda menjadi momentum untuk memperkuat peran generasi muda dalam…

1 day ago

Bupati Bantaeng Apresiasi Satu Dekade Kemah Buku Kebangsaan

BANTAENG, INFOUPDATE.ID - Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin membuka Kemah Buku Kebangsaan (KBK) One…

2 days ago