Serda Hamdani, Prajurit Asal Maros Gugur Dalam Serangan KKB, Ia Meninggalkan Seoang Istri dan Dua Orang Anak

MAROS, INFOUPDATE – Kabar duka datang dari anggota Deninteldam XVII/Cenderawasih bernama Serda Hamdani asal dari Kabupaten Maros, Ia gugur dalam serangan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kabupaten Nabire, Papua Tengah.

Ia ditugaskan di Nabire pada Juli 2024 lalu, dimana sebelumnya Ia pernah ditugaskan di Batalyon 726 Lapri Bone. Selanjutnya, Hamdani ditempatkan di Kodim Soppeng sebagai Babinsa kemudian Ia mengikuti pendidikan Secaba

Setelah mendapat pangkat Sersan Dua (Serda) Ia kemudian ditugaskan di Kodam Cendrawasih Makassar. Selanjutnya pada Juli 2024 lalu, Ia ditugaskan di Nabire Papua

Hamdani dikenal memiliki kepribadian yang baik dan jujur, serta taat beragama, “Selama hidupnya, saya tidak pernah melihat dan mendengar punya masalah dengan teman-temannya, dan dia baik sekali sama tetangga” kata ayahnya, Hamka

Hamka menjelaskan bahwa masuk TNI merupakan pilihan anaknya. Ia lulus pendidikan Tamtama (Secata) pada tahun 2010 lalu “Alhamdulillah satu kali mendaftar dia langsung lulus” ungkap ayahnya kepada media belum lama ini

Ia menceritakan, bahwa Serda Hamdani adalah anak yang taat agama, Ia sering melaksanakan sholah berjamaah di masjid dan kerap khatam Alqu’an meski di luar bulan suci rhamadan

”Dia itu kalau pulang kampung, dia selalu sholat di Masjid, dan biasa khatam Alqu’an sampai tiga kali kalau bulan rhamadan” ungkapnya

Sebelum peristiwa itu terjadi, Ia masih sempat berkomunikasi dengan istri dan anaknya melaui telpon pada, 15 Februari 2026 lalu

Gugurnya Serda Hamdani meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, terutama anak dan istrinya. Diketahui Ia meninggalkan seorang istri dan dua orang anak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *