Berita

Sidak Gudang Obat PT Pharma Indo Sukses, DPRD Makassar Temukan Peternakan Babi di Samping Lokasi

MAKASSAR, INFOUPDATE – Sidak Komisi B DPRD Kota Makassar ke gudang PT Pharma Indo Sukses di Jalan Dg. Tata 3, Kecamatan Tamalate, beberapa hari lalu, mengungkap temuan baru di luar dugaan pelanggaran Perda/Perwali yang sebelumnya disorot.

Gudang milik Pedagang Besar Farmasi (PBF) berizin resmi dan bersertifikat CDOB Kemenkes itu dinyatakan kooperatif dan lengkap secara dokumen. Namun, media yang meliput menemukan dugaan peternakan babi hanya berjarak beberapa meter dari gudang penyimpanan obat, Minggu (3/5/26).

Sidak dipimpin Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar, Ismail. Ia menegaskan PT Pharma Indo Sukses menerima kedatangan dewan dengan baik.

“PT Pharma Indo Sukses menerima kita dengan baik, karyawannya pun menerima kita dengan baik. Mereka sudah melakukan investasi di Makassar untuk kemaslahatan ummat,” ucap Ismail.

Ismail menyatakan penutupan gudang tidak bisa dilakukan semena-mena karena menyangkut stok obat harian masyarakat.

“Semua obat-obat yang kita perlukan ada di sini. Seandainya hari ini sembako atau gudang lain selain obat, kita segel,” jelas Ismail.

Saat sidak, media menemukan area berisi induk dan anak babi di samping gudang. Lokasi tersebut hanya dibatasi tembok dengan gudang PBF. Di balik tembok, terdapat pemukiman warga yang mayoritas muslim.

Saat dikonfirmasi, Ismail tidak membantah keberadaan babi tersebut. Namun ia meminta media tidak menayangkannya.

“Kalau itu untuk konsumsi pribadi bukan peternakan, itu hanya untuk ketahanan pangannya beliau. Tidak boleh dikasih masuk di media,” kata Ismail.

Larangan publikasi itu memicu pertanyaan publik:

1. Izin Peternakan: Apakah aktivitas pemeliharaan babi itu mengantongi izin dari Dinas Peternakan?

2. Izin Lingkungan: Bagaimana kajian DLH soal limbah dan potensi kontaminasi ke gudang obat yang bersertifikat CDOB?

3. Tata Ruang: Apakah sesuai Perda RTRW dan Perwali terkait zonasi pergudangan farmasi dan pemukiman?

Ismail menyebut Komisi B akan menggelar pertemuan lanjutan dengan Wali Kota Makassar untuk membahas hasil sidak, termasuk temuan di lapangan.

“Pengawasan tetap jalan. Tapi kita juga harus pastikan distribusi obat tidak terganggu,” tutupnya.(ACHANK).

infoupdate.id

Recent Posts

Pertanian Bantaeng Tetap Tumbuh 1,97 Persen di Tengah Tekanan Kemarau

BANTAENG, INFOUPDATE.ID – Sektor pertanian Kabupaten Bantaeng tetap mencatat pertumbuhan positif di tengah tekanan kondisi…

6 hours ago

Geng Motor di Makassar Menyerang Pengendara, Akibatkan Seorang Wanita Terluka

MAKASSAR, INFOUPDATE.ID - Sekelompok geng motor kembali melakukan aksi kekerasan di Jalan Laikang, Makassar  pada…

12 hours ago

Ojol Ditikam Oknum Jukir di Jalan Mawas, Perumda Parkir: Mulai Malam Ini Disterrilkan

MAKASSAR, INFOUPDATE.ID-Perumda Parkir Makassar Raya mengambil sikap tegas usai insiden penikaman driver ojek online oleh…

17 hours ago

Kemarau Panjang di Makassar, Tripika Tamalate Gelar Sholat Istiqsa Bersama LDII

MAKASSAR, INFOUPDATE.ID -Kekeringan akibat kemarau panjang yang memicu kebakaran rumah dan lahan di Makassar direspons…

1 day ago

UPTD Puskesmas Doi-Doi Bersama UPTD Puskesmas Pujananting Menggelar  Forum Konsultasi Publik

BARRU, INFOUPDATE.ID - UPTD Puskesmas Doi-Doi bersama UPTD Puskesmas Pujaninting menggelar Forum Komunikasi Publik (FKP)…

1 day ago

HUT Ke-81 TNI, Kodim 1406/Wajo Gelar Pelatihan BHD, Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Kegawatdaruratan

WAJO, INFOUPDATE.ID — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI, Kodim 1406/Wajo menggelar…

1 day ago