Headlinenews

Terungkapnya Kasus Korupsi Dana Hibah Pilkada di Pangkep,  PKC PMII Sulssel Minta Kejaksaan Periksa Semua KPU di Sulsel

MAKASSAR, INFOUPDATE – Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Sulawesi Selatan menyampaikan sikap tegas terkait terungkapnya kasus korupsi dana hibah Pilkada di Kabupaten Pangkep.

Diketahui bahwa kejaksaan telah menetapkan tiga tersangka yakni, Ketua KPU Pangkep berinisial I, Komisioner KPU berinisial M, serta Sekretaris KPU berinisial AS. Fakta ini memperlihatkan adanya penyalahgunaan kewenangan secara terang-terangan di tubuh penyelenggara pemilu tingkat kabupaten.

PKC PMII Sulsel menilai bahwa kasus tersebut merupakan tamparan keras terhadap integritas demokrasi daerah. Penyelenggara pemilu yang seharusnya menjaga kemurnian proses demokrasi justru terlibat dalam praktik yang merugikan keuangan negara. Kondisi itu membuat kepercayaan publik terhadap lembaga penyelenggara pemilu semakin tergerus.

Karena itu, PKC PMII Sulsel mendesak Kejaksaan untuk melanjutkan proses hukum secara menyeluruh dan profesional. Pemeriksaan tidak boleh berhenti pada KPU Pangkep semata, tetapi harus diperluas ke KPU di Kabupaten/kota SE- Sulawesi Selatan serta khusu ke KPU provinsi Sulawesi selatan terutama jika ditemukan indikasi pembiaran, keterhubungan, atau aliran dana yang melibatkan jajaran di tingkat provinsi.

“Penegakan hukum harus dilakukan secara transparan, cepat, dan tanpa intervensi pihak manapun” Kata Ketua II bidang eksternal PKC PMII SULSEL, Ma’ruf Pangewa

Ia menegaskan bahwa PKC PMII Sulsel berkomitmen untuk mengawal kasus ini hingga tuntas. Publik berhak mengetahui sejauh mana kerusakan tata kelola anggaran Pilkada terjadi dan siapa saja yang turut bertanggung jawab.

“Korupsi yang dilakukan penyelenggara pemilu adalah bentuk pengkhianatan terhadap rakyat, dan tidak boleh ada satupun pelakunya yang dibiarkan lolos dari proses hukum” ungkapnya

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat sipil, mahasiswa, dan kelompok pro-demokrasi untuk bersama-sama menjaga marwah demokrasi Sulawesi Selatan.

“Momentum ini harus menjadi pengingat bahwa pengawasan publik adalah kunci menjaga lembaga negara tetap bersih dan berintegritas” pungkasnya

infoupdate.id

Recent Posts

SDN 52 Korong Batu Borong Juara FLS3N Pa’jukukang IV, Kepsek: Ini Adalah Keberhasilan Para Pembina

BANTAENG, INFOUPDATE - SDN 52 Korong Batu, Bantaeng berhasil mencetak sejumlah siswa berprestasi. Hal ini…

3 hours ago

Sidak DPRD Makassar: Gudang Toko Sumber Plastik Langgar Aturan, Bongkar Muat di Badan Jalan Picu Macet Parah.

MAKASSAR, INFOUPDATE – Aktivitas bongkar muat di badan Jalan Masjid Raya kembali makan korban. Kali…

13 hours ago

Bongkar Gudang Mafia BBM: Polda Sita 13.000 Liter Solar, Salurkan ke Kapal Via Galangan

MAKASSAR, INFOUPDATE - Jaringan penimbun BBM subsidi di Makassar kena batunya. Tim Direskrimsus Polda Sulsel…

18 hours ago

2.000 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan May Day 2026 di Makassar, Buruh Janji Tak Tutup Jalan & Bakar Ban

MAKASSAR, INFOUPDATE - Polrestabes Makassar bersama Polda Sulsel mengerahkan 2.000 personel gabungan untuk mengamankan peringatan…

18 hours ago

Modus Curi Bertahap, PRT di Makassar Diduga Gasak Emas Majikan Rp700 Juta Buat Beli Rumah dan DP Mobil

MAKASSAR, INFOUPDTE– Kerja dua tahun sebagai Pekerja Rumah Tangga (PRT), RG (34) diduga malah menggasak…

24 hours ago

Nasi Kuning Gratis Berujung Maut: Pria Mabuk Tewas Ditikam Penjual di Makassar

MAKASSAR, INFOUPDATE – Penolakan memberi nasi kuning gratis berujung duel maut di Jalan Perintis Kemerdekaan,…

24 hours ago