BANTAENG, INFOUPDATE – UPT Puskesamas Sinoa menggelar kegiatan edukasi penyakit campak di Posyandu Mawar Merah, Dusun Turungan Tangkulu, Desa Bonto Macini. Senin, 09 Maret 2026
Kegiatan tersebut merupakan kegiatan lanjutan dalam rangka untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terkait pentingnya menjaga kesehatan diri sendiri dan keluarga. Pada kesempatan tersebut, petugas kesehatan menjelaskan tentang gejala campak pada anak dan cara mencegah penularannya
Dijelaskan bahwa gejala campak atau dikenal juga dengan rubeola, biasanya mulai muncul sekitar 10 hingga 14 hari setelah seseorang terpapar virus. Gejala awal sering kali mirip dengan flu biasa, termasuk demam tinggi, batuk kering, pilek, dan sakit tenggorokan.
“Salah satu tanda khas dari campak adalah munculnya bercak-bercak merah kecil yang tidak gatal di seluruh tubuh. Bercak ini biasanya dimulai di wajah dan kemudian menyebar ke seluruh tubuh. Gejala lainnya bisa termasuk mata merah atau sensitif terhadap cahaya serta pembengkakan kelenjar getah bening” jelas petugas.
Sehingga kata dia bahwa penting bagi orang tua anak untuk segera mencari perawatan medis jika gejala-gejala tersebut muncul, karena campak dapat menyebabkan komplikasi serius jika tidak ditangani dengan tepat.
Kegiatan tersebut mendapat respon positif dari masyarakat, para masyarakat (orang tua) anak antusias mengikuti kegiatan tersebut, mereka pun satu persatu bertanya seputar penyakit campak, kebanyakan diantara mereka telah bertanya tentang cara pencegahan penyakit campak pada anak
”Apa yang harus kami lakukan sebagai orang tua agar anak-anak kami terhindar dari penyakit campak” tanya orang tua kepada petugas kesehatan
Selanjutnya para petugas dengan ramah telah menjawab semua pertanyaan masyarakat seputar penyakit campak tersebut. Dijelaskan bahwa untuk mencegah terjadinya campak pada anak adanya dengan cara melakukan vaksinasi sesua jadwal yang direkomendasikan oleh petugas kesehatan
”Agar anak bisa terhindar dari penyakit campak yaitu melakukan vaksinasi sesuai jadwal yang direkomendasikan oleh petugas kesehata” pungkasnya
”Syam”


















