Berita

Viral di Sosmed, Pelaku Jambret Ditangkap Polisi.

INFOUPDATE,MAKASSAR -Reskrim Polsek Panakkukang berhasil mengungkap kasus penjambretan yang sempat viral di media sosial. Dalam sejumlah video yang beredar, tampak para pelaku beraksi menggunakan sepeda motor dan merampas handphone korban di jalanan kota Makassar.Rabu (08/10/2025).

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, mengungkapkan bahwa kasus ini ditangani oleh Unit Reskrim Polsek Panakkukang. Dari hasil penyelidikan, terungkap bahwa ada empat kejadian yang terjadi pada tanggal 23 Agustus, 12 September, 13 September, dan 15 September 2025.

“Ternyata pelakunya sama. Ada tiga orang yang kami amankan. Mereka melakukan aksi di lokasi berbeda namun dengan pola yang serupa,” ujar Kombes Arya Perdana.

Menurut keterangan polisi, para pelaku yakni, MR (19), MA (18) dan JS (19) beraksi dengan cara mencari jalan-jalan sepi di kawasan Makassar. Saat melihat korban yang sedang membawa handphone atau barang berharga, mereka langsung mendekat dan merampas secara paksa.

“Dalam salah satu video, bahkan tampak pelaku berusaha mencuri motor korban namun gagal setelah diteriaki warga,” ujarnya.

Empat orang korban telah teridentifikasi, masing-masing berinisial AB, AR, BK, dan NS. Hasil pemeriksaan terhadap para pelaku mengungkapkan bahwa barang hasil kejahatan mereka dijual, dan uangnya digunakan untuk membeli narkotika jenis sabu.

“Motifnya jelas, hasil jambret dijual dan uangnya digunakan untuk membeli sabu. Jadi selain kasus pencurian, mereka juga terkait dengan penyalahgunaan narkotika,” ungkapnya.

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain satu unit sepeda motor yang digunakan dalam aksi, satu unit handphone iPhone 11 Pro Max yang belum sempat dijual, senjata tajam berupa parang dan pisau dapur, serta sweater yang dikenakan pelaku saat beraksi semuanya terekam jelas di CCTV.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa satu pelaku merupakan residivis yang pernah dipenjara sebelumnya, sementara dua lainnya baru pertama kali melakukan tindak kejahatan.

“Dalam kasus seperti ini, biasanya para pelaku tidak bekerja sendiri. Ada yang mengendarai motor, ada yang merampas barang, dan ada juga yang menampung hasil curian untuk dijual. Apalagi mereka gunakan uangnya untuk beli sabu, jadi jelas ini dilakukan secara bersama-sama,” pungkasnya.

Ketiga pelaku kini dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

(Acank).

infoupdate.id

Recent Posts

Bayar 3 Juta Rupiah Per Kades, LSM LIRA Soroti Pelaksanaan Bimtek SIPADES 3.0.1

WAJO, INFOUPDATE.ID - Undangan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penginputan Aset Desa pada Aplikasi SIPADES 3.0.1 yang…

5 hours ago

Gelapkan Uang Ratusan Juta, Kasir PT. Misi Pasaraya Makassar Diseret Ke-Meja Jaksa

MAKASSAR, INFOUPDATE.ID- Drama kasir nakal berakhir. PSI, perempuan berusia 22 tahun yang dipercaya jadi kasir…

7 hours ago

Pemdes Purnakarya melaksanakan Musdes, Bahas Rencana Penggunaan APBDes

MAROS, INFOUPDATE.ID - Pemerintah Desa Purnakarya melaksanakan Musyawarah Desa (Musdes) anggaran perubahan kedua anggaran pendapatan…

10 hours ago

Polsek Tamalate Serukan Lawan Geng Motor dan Balap Liar

MAKASSAR, INFOUPDATE.ID– Tidak hanya patroli di jalanan, Polsek Tamalate kini jemput bola hingga ke masjid.…

12 hours ago

Atasi Karhutla, Polres Soppeng Tegaskan Sanksi Pidana bagi Pelaku Pembakaran Yang Disengaja

SOPPENG, INFOUPDATE.ID - Kepolisian Resor (Polres) Soppeng menggelar konferensi pers terkait penanganan kasus kebakaran hutan…

1 day ago

Beri Dukungan Operasi Hulu Migas, Bupati Wajo Terima Penghargaan Dari SKK Migas

WAJO, INFOUPDATE.ID - Bupati Wajo, Andi Rosman, menerima penghargaan dari Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan…

2 days ago