Remaja 16 Tahun Jadi Korban Kebrutalan Geng Motor di Makassar, Dibacok dan Dipanah hingga Motor-HP Dirampas

MAKASSAR, INFOUPDATE – Aksi brutal geng motor kembali terjadi di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Seorang remaja berusia 16 tahun, Arya Randarman, menjadi korban penganiayaan sadis oleh sekelompok pemotor bersenjata tajam di Jalan Angkasa.Selasa (21/4/26).

Malam itu, Arya baru saja pulang dari warung kopi. Ia menghentikan motornya sejenak di depan Jalan Angkasa, tak jauh dari hiruk-pikuk kota yang mulai sepi. Saat itulah rombongan geng motor melintas dari arah kota menuju Daya. Melihat Arya sendirian, beberapa dari mereka memutar balik kendaraannya.

Tak ada kata. Hanya deru mesin, kilatan parang, dan anak panah yang dilepaskan. Arya dikejar, lalu dikeroyok di jalanan. Tubuh remajanya jadi sasaran sabetan senjata tajam dan busur.

Teriakan korban memecah sunyi. Warga yang mendengar bergegas keluar rumah. Namun Arya sudah terkapar bersimbah darah di depan teras warga. Luka menganga di tangan, punggung, leher, hingga pantat. Motor dan telepon genggam miliknya — alat kerjanya sebagai tukang servis HP — raib dibawa kabur para pelaku.

Arya, warga Barombong, Kabupaten Gowa, sehari-hari dikenal sebagai remaja pekerja keras. Malam itu, ia hanya ingin pulang.

Polsek Panakkukang bergerak cepat mengevakuasi korban ke rumah sakit dan langsung melakukan penyelidikan. Hingga kini, para pelaku masih diburu.

Kanit Reskrim Polsek Panakkukang, Iptu Uji Mugni mengatakan, saat ini timnya tengah melakukan penyelidikan intensif dan mengejar para pelaku yang identitasnya mulai diidentifikasi.

“Korban mengalami beberapa luka robek akibat senjata tajam dan tertancap anak panah di pantat kanan. Motor dan HP milik korban dibawa kabur pelaku. Saat ini kami masih melakukan pengejaran terhadap kelompok tersebut,” ujar Iptu Uji Mugni.

Aksi ini menambah catatan kelam geng motor di Makassar. Jalanan yang seharusnya jadi ruang aman, kembali berubah jadi arena ketakutan.

(Achank)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *