WAJO, INFOUPDATE.ID – Kabupaten Wajo mengalami krisis air bersih. Masyarakat kembali menyoroti kinerja Direktur PDAM Wajo karena dianggap tidak mampu membawa perubahan.
Kondisi tersebut sudah berlangsung lama. Namun belum adanya perubahan nyata yang dilakukan oleh pihak terkait.
”Kami sudah bertahun -tahun kesulitan mendapatkan air bersih. Airnya keruh dan tidak layak untuk dikonsumsi” ungkap sejumlah warga Attakkae, Kecamatan Tempe pada Jum’at, 31 Juli 2026
Kondisi ini sangat memperihatinkan, masyarakat kadang menunggu berhari hari baru bisa mendapatkan air, sehingga perlu adanya upaya pemerintah untuk melakukan perubahan, agar kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi dengan baik
“ Air PDAM biasanya berhari hari tidak mengalir. Jika mengalir waktunya kurang dari 12 jam, itupun warga bergiliran dapat jatah air” ungkap salah satu warga Attakkae, Andi
Sementara itu, Direktur PDAM Tirta Danau Tempe Kabupaten Wajo, Andi Gusti Makkarodda berdalih bahwa keruhnya air PDAM disebabkan karena adanya air yang lolos ke jaringan distribusi
Namun, alasan tersebut tidak sepenuhnya diterima oleh masyarakat yang sudah lama merasakan dampak dari krisis air bersih ini. Mereka berharap pemerintah daerah segera mengambil tindakan tegas untuk memperbaiki sistem distribusi air dan memastikan kualitas air yang layak konsumsi.
Seorang warga lainnya yang enggan disebutkan namanya menambahkan bahwa pemerintah harus lebih proaktif dalam mencari solusi jangka panjang. “Kami berharap ada perbaikan infrastruktur dan peningkatan pengelolaan air agar masalah ini tidak terus berlanjut,” katanya.
Pemerintah daerah diharapkan dapat bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk ahli dan lembaga terkait, untuk menemukan solusi yang tepat guna mengatasi krisis ini.



















