ENREKANG, INFOUPDATE – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Enrekang (BEM UNIMEN) bersama seluruh lembaga kemahasiswaan internal kampus menggelar kajian lingkungan hidup dengan mengangkat tema “Isu Lingkungan Hidup Kontemporer di Kabupaten Enrekang.” Kamis (12/3/2026).
Kegiatan ini menjadi ruang diskusi terbuka bagi mahasiswa untuk membicarakan berbagai persoalan lingkungan yang sedang terjadi di daerah.
Diskusi berlangsung cukup dinamis, dengan mahasiswa aktif menyampaikan pertanyaan, pandangan, hingga gagasan terkait kondisi lingkungan di Enrekang.
Presiden Mahasiswa UNIMEN, Furqan, mengatakan kajian ini menjadi bagian dari upaya mahasiswa untuk ikut mengawal isu-isu lingkungan yang belakangan semakin sering diperbincangkan.
Menurutnya, mahasiswa memiliki peran penting untuk terus menjaga ruang-ruang diskusi yang membahas persoalan daerah, termasuk soal lingkungan hidup.
“Isu lingkungan hari ini semakin penting untuk kita bicarakan bersama. Mahasiswa harus hadir dalam diskusi-diskusi seperti ini, agar kepedulian terhadap lingkungan terus tumbuh dan tidak hanya berhenti pada wacana,” kata Furqan.
Dalam kegiatan tersebut, BEM UNIMEN menghadirkan sejumlah pemateri dari instansi terkait, yakni Dr. Ir. H. Chaidar Bulu, ST., MT selaku Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Enrekang, Yarsin Gau, S.H., M.AP Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Enrekang, Abdul Halis, S.Ag., M.Pd Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Enrekang, serta Suparman Lahanu, S.Hut Polisi Kehutanan Ahli Muda KPH Mata Allo.
Melalui forum tersebut, mahasiswa bersama para pemateri membahas berbagai persoalan yang berkaitan dengan kondisi lingkungan, mulai dari kerusakan ekosistem, pengelolaan sumber daya alam, hingga pentingnya keterlibatan generasi muda dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.
Furqan berharap kajian ini menjadi awal dari semakin banyak ruang diskusi yang membahas persoalan lingkungan di Enrekang, sekaligus mendorong lahirnya langkah-langkah nyata dari berbagai pihak.
“Mahasiswa harus terus menjaga tradisi berpikir kritis. Dari diskusi seperti ini kita berharap muncul kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan dan mengawal kebijakan yang berkaitan dengan kelestarian alam,” tutupnya.
MAKASSAR, INFOUPDATE – Seorang massa aksi May Day diamankan Polrestabes Makassar karena membawa senjata tajam…
MAKASSAR, INFOUPDATE – Teror geng motor di Kota Makassar naik level. Bukan lagi busur atau…
MAKASSAR, INFOUPDATE – Aksi kriminal sekelompok remaja bersenjata tajam di Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, viral…
WAJO, INFOUPDATE - Pemkab Wajo melaksanakan kegiatan Technical Meeting Pemilihan Ana’ Dara Malebbi Kallolo Magaretta…
MAKASSAR, INFOUPDATE – Aksi Peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di Makassar terbagi menjadi dua panggung…
BANTAENG, INFOUPDATE - SDN 52 Korong Batu, Bantaeng berhasil mencetak sejumlah siswa berprestasi. Hal ini…