Berita

Dijadikan Jaminan Arisan Online, Bocah 2 Tahun di Makassar Diculik ke Pangkep

MAKASSAR, INFOUPDATE.ID– Seorang bocah laki-laki usia 2 tahun di Makassar diduga diculik dan dibawa kabur ke Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep). Aksi itu diduga dilakukan tiga orang karena terseret masalah arisan online.

Korban diambil dari rumahnya di Kecamatan Tamalate, Makassar. Dari sana, ketiga pelaku membawa anak tersebut sejauh 57,3 km ke wilayah Pangkep. Perjalanan darat itu ditempuh sekitar 1 jam 17 menit.

Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan ibu korban, (RP) ke SPKT Polrestabes Makassar pada 5 Juli 2026. Laporan teregister Nomor LP/1639/VII/2026/SPKT/Polrestabes Makassar/Polda Sulsel.

Berbekal laporan tersebut, Satreskrim Polrestabes Makassar melakukan penyelidikan. Polisi akhirnya mengendus keberadaan korban di sebuah rumah di Kabupaten Pangkep yang diduga jadi tempat penyembunyian.

Pada 14 Juli 2026, tim bergerak dan mengamankan tiga orang terduga pelaku. Mereka adalah WI, laki-laki, serta NA dan NI, keduanya perempuan.

Kasi Humas Polrestabes Makassar Kompol Wahiduddin mengonfirmasi penangkapan itu.
“Iya benar, sudah kita amankan pelakunya satu laki-laki dan dua perempuan,” ujarnya, Kamis (30/7/2026).

Hasil pemeriksaan awal menyebut motif penculikan dipicu persoalan arisan online yang bermasalah. Korban diduga dijadikan jaminan oleh para pelaku.

“Motifnya diduga dipicu persoalan arisan online yang bermasalah, korban sempat dibawa ke rumah salah satu pelaku di Kabupaten Pangkep,” kata Wahid.

Polisi belum merinci berapa lama korban berada di Pangkep.
“Saya tidak tahu kalau berapa hari korban dibawa kabur, nanti coba saya tanya penyidiknya,” ucapnya.

Beruntung, bocah tersebut ditemukan dalam keadaan selamat.

Setelah gelar perkara, ketiganya ditetapkan sebagai tersangka. Namun hanya WI yang ditahan.

Dua tersangka perempuan tidak ditahan karena tengah hamil besar.
“Tiga orang sudah ditetapkan sebagai tersangka, tetapi dua perempuan tidak ditahan dulu karena sedang hamil besar. Itu pertimbangan faktor kemanusiaan,” jelas Wahid.

Kini kasusnya masih dalam penanganan penyidik Satreskrim Polrestabes Makassar.

Penulis: Accank

infoupdate.id

Recent Posts

Bupati Enrekang Resmikan Bank Sampah Massenrempulu Eco Grob Bukti Perubahan Besar

ENREKANG, INFOUPDATE.ID - Komitmen masyarakat Kecamatan Anggeraja dalam menjaga kelestarian lingkungan mendapat apresiasi dari Bupati…

4 hours ago

TPK DPW PKB Wajo Melakukan Penataan Pembaruan Pengurus Tingkat Anak Cabang

WAJO, INFOUPDATE.ID — Tim Penyusun Kepengurusan Dewan Pengurus Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (TPK DPW PKB)…

7 hours ago

Aipda Rusli, Bhabinkamtibmas Desa Lasitae, Barru Berhasil Mencuri Perhatian Warga Dengan Suguhan Air Mineral

BARRU, INFOUPDATE.ID - Bhabinkamtibmas Desa Lasitae Aipda Rusli membagikan Air mineral kepada pengendara di tengah…

8 hours ago

Cek Kesehatan Rutin, Biddokkes Polda Sulsel Pastikan Personel Polsek Tamalate Tetap Prima Layani Masyarakat

MAKASSAR,INFOUPDATE.ID — Bukan hanya jaga Kamtibmas, kesehatan personel juga jadi prioritas. Bidang Kedokteran dan Kesehatan…

8 hours ago

PKB Wajo Kebut Penyusunan Pengurus, Target Rampung Akhir September

WAJO, INFOUPDATE.ID - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Wajo menggelar koordinasi…

1 day ago

Polsek Tamalate & Catering Madinah Bagi Ratusan Es Buah ke Pengendara Antre BBM di SPBU Alauddin Makassar

MAKASSAR,INFOUPDATE.ID — Antrean panjang pembelian BBM di SPBU 74.902.03 Alauddin, Jl. Alauddin, Kelurahan Mangasa, Kecamatan…

1 day ago