MAKASSAR, INFOUPDATE.ID- Aksi kekerasan kembali dilakukan juru parkir liar di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Seorang pengendara mobil menjadi korban penganiayaan hanya karena memberikan uang parkir sebesar Rp2.000 dan meminta karcis resmi.
Peristiwa itu terjadi di depan TK Angkasa I, Jalan Sungai Tangka, Kecamatan Ujung Pandang, Sabtu 11 Juli 2026. Video insiden tersebut kini viral di media sosial dan memicu kemarahan warganet.
Berdasarkan keterangan dan rekaman yang beredar, korban yang baru selesai menjalani pemeriksaan kesehatan didatangi pelaku untuk dimintai uang parkir.
Korban awalnya memberikan uang Rp2.000. Namun pelaku diduga meminta bayaran lebih. Saat korban menanyakan karcis parkir resmi, pelaku berdalih akan mengambilnya dari rekan dan menyuruh korban memarkir ulang kendaraannya.
Karena tidak mendapatkan karcis, korban tetap memberikan uang Rp2.000. Pelaku yang tersulut emosi kemudian melempar uang tersebut dan memukul kaca mobil.
Korban yang tidak terima lalu turun untuk meminta penjelasan. Adu mulut terjadi hingga berujung pemukulan. Wajah korban mengalami luka dan mengeluarkan darah. Melihat korban terluka, pelaku langsung melarikan diri.
Dalam video, pelaku tampak mengenakan kaus berwarna hijau dan celana pendek. Korban terlihat berlumuran darah sambil meminta pelaku ikut ke kantor polisi.
Kapolsek Ujung Pandang, Kompol Muhammad Yusuf membenarkan adanya laporan tersebut. Kini kasus telah diambil alih Satreskrim Polrestabes Makassar.
“Korbannya sudah melaporkan kejadian ini di Polrestabes,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Kasi Humas Polrestabes Makassar, AKP Wahiduddin mengatakan pihaknya telah menerima laporan dan tengah melakukan penyelidikan.
“Kami telah menerima laporan korban terkait dugaan kekerasan yang terjadi di Jalan Sungai Tangka di Polrestabes Makassar,” ucapnya.
Ia menyebut anggota sudah mendatangi lokasi, namun pelaku tidak berada di tempat. Saat ini polisi masih mengumpulkan keterangan saksi dan menelusuri identitas pelaku.
“Sementara anggota kami masih melakukan penyelidikan dan menangani terkait kejadian ini,” sebutnya.
Menanggapi viralnya video tersebut, Humas PD Parkir Makassar, Asrul mengatakan pihaknya telah menerima laporan sejak sore dan langsung menurunkan tim.
“Sore tadi sudah kami terima laporannya, dan TIM sudah turun ke lapangan Mengivestigasi dan mencari Oknum Jukir tersebut,” kata Asrul melalui WhatsApp.
Asrul menegaskan pelaku adalah “murni jukir liar tidak terdaftar di PD Parkir”. Saat ini tim TRC bersama APH masih menelusuri keberadaan pelaku.
“Korban juga sudah di arahkan utk membuat laporan ke APH karena sudah masuk tindak Pidana,” ujarnya.
Viralnya video ini kembali memantik kritik masyarakat terhadap keberadaan jukir liar di Makassar. Di kolom komentar, banyak warganet mengaku resah karena praktik parkir ilegal dinilai semakin menjamur.
Pemkot Makassar dan PD Parkir Makassar juga disorot karena dianggap belum becus menangani parkir liar. Keluhan mulai dari pungutan tanpa karcis resmi hingga tindakan intimidatif saat tarif dipertanyakan.
Sejumlah warganet menyayangkan kejadian ini karena dinilai mencoreng citra Kota Makassar sebagai kota yang terus berkembang.
Hingga berita ini diturunkan, Satreskrim Polrestabes Makassar masih memburu pelaku penganiayaan tersebut.
Editor: Aydan
Penulis: Accank
MAKASSAR, INFOUPDATE.ID — Unit Reskrim Polsek Panakkukang menggelar operasi pemberantasan aksi premanisme dengan menyasar aktivitas…
MAKASSAR, INFOUPDATE.ID – Ramon Saputra, seorang anak dari tukang parkir berhasil lulus seleksi dan diterima…
BANTAENG, INFOUPDATE.ID - Seorang pria pemulung, MF (18) ditangkap Unit Reaksi Cepat (URC) Sat Reskrim…
MAKASSAR, INFOUPDATE.ID — Seorang pelajar SMK berinisial MA, (17), diamankan warga dan polisi usai diduga…
JAKARTA, INFOUPDATE.ID – Di tengah euforia pembentukan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) yang diklaim mampu…
WAJO, INFOUPDATE.ID - Bupati Wajo, Andi Rosman (tengah) menghadiri Malam Ramah Tamah dalam rangka Peringatan…