Berita  

HKGB ke-74, Bhayangkari dan Polda Sulsel Hadirkan Air Bersih untuk Warga Romangtangaya Manggala

MAKASSAR, INFOUPDATE.ID -Di balik sempitnya lorong Kampung Romangtangaya, Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala, air bersih masih menjadi barang mewah. Hari ini, Rabu (30/9/2026), penantian panjang itu berakhir.

Polda Sulawesi Selatan bersama Bhayangkari Daerah Sulsel turun langsung dengan solusi nyata. Dalam momentum Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74, mereka meresmikan sumur bor air bersih, MCK layak huni, serta revitalisasi Masjid Nurul Jihad.

Kapolda Sulsel Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, bersama Ketua Bhayangkari Daerah Sulsel Ny. Upi Djuhandhani tiba di lokasi pukul 08.15 WITA.

Turut hadir Kapolrestabes Makassar Kombes Pol. Arya Perdana, Kapolresta Gowa, Kapolres Pelabuhan Makassar, Kapolres Maros, jajaran Pejabat Utama Polda Sulsel, Kapolsek Manggala Kompol Semuel To’longan, Ketua Bhayangkari Ranting Manggala Ny. Dewi Semuel To’longan, unsur TNI, pemerintah kecamatan, hingga tokoh masyarakat.

Bukan sekadar seremonial. Sebanyak 18 prasasti ditandatangani dan prosesi Wall of Frame digelar, menandai berfungsinya fasilitas yang selama ini didambakan warga.

Bertahun-tahun warga harus berjuang mendapatkan air bersih. Kini, melalui program Bhayangkari Peduli, kebutuhan dasar itu terjawab.

Tak berhenti pada infrastruktur, aksi kemanusiaan juga digelar di lokasi yang sama. Bhayangkari membagikan bingkisan untuk anak-anak, layanan pemeriksaan kesehatan gratis, alat bantu untuk penyandang disabilitas, hingga puluhan paket sembako bagi warga kurang mampu.

Usai peresmian sumur bor dan MCK, rombongan bergeser ke Masjid Nurul Jihad. Rumah ibadah kebanggaan warga tersebut kini tampil lebih layak, bersih, dan nyaman setelah direvitalisasi. Penandatanganan dan penyerahan hasil revitalisasi dilakukan langsung di lokasi masjid.

Revitalisasi ini menjadi simbol bahwa kehadiran Polri dan Bhayangkari menyentuh dua sisi sekaligus: kebutuhan jasmani dan rohani warga.

Hingga pukul 11.00 WITA, seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif. Yang paling terlihat dari kegiatan ini adalah senyum warga — senyum lega karena air bersih akhirnya mengalir, MCK layak bisa digunakan, dan masjid kembali hidup.

Di tengah ujian citra Polri, aksi nyata seperti di Romangtangaya inilah yang merawat kepercayaan publik. Bahwa Bhayangkari bersama Polri hadir, bukan dengan jargon, melainkan dengan kerja nyata hingga ke lorong-lorong kampung. (ACANK)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *