Penjaga Warung SD di Manggala Ditangkap, 32 Anak Diduga Jadi Korban Pencabulan

MAKASSAR, INFOUPDATE.ID— Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Makassar menangkap seorang pria berinisial MD (60), penjaga warung di depan salah satu SD Negeri di Kecamatan Manggala, atas dugaan pencabulan terhadap puluhan murid.

Penangkapan dilakukan sejak Jumat, 18 Juli 2026, setelah penyidik menerima 3 laporan tambahan dari orang tua korban.

“Iya betul, sudah kita tahan sejak Jumat,” ujar Kanit PPA Polrestabes Makassar, Iptu Ariyanto kepada wartawan, Senin (20/7/2026).

“Ia menambahkan, total jumlah korban saat ini masih didalami oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Makassar.”

*Korban Bertambah Jadi 32 Anak*
Data awal dari Shelter Warga Antang DP3A Kota Makassar mencatat 3 orang siswi sebagai korban. Namun setelah proses pendataan dan pendampingan, jumlahnya berkembang signifikan.

“Sekretaris Shelter Warga Antang DP3A Kota Makassar, Fony Ataul, menjelaskan bahwa laporan pertama dibuat pada Juni 2026 dan sempat dicabut pelapor.

“Laporan awal itu dicabut, kemudian dilaporkan kembali oleh korban lainnya waktu hari Jumat ke Polrestabes,” ujar Fony.

“Hingga kini total korban yang terdata mencapai 32 anak. Semuanya merupakan murid di salah satu SD Negeri di Kecamatan Manggala,” tambahnya.

Diduga Terjadi di Warung Saat Jam Sekolah

Menurut Fony, dugaan pelecehan terjadi di warung milik pelaku yang ramai dikunjungi anak-anak.

“Anak-anak biasanya datang jajan di warung itu saat datang sekolah, keluar main, maupun pulang sekolah. Di situlah mereka diduga mengalami pelecehan,” katanya.

Fony menyebut modus yang dilaporkan bervariasi. Saat ini seluruh korban tengah menjalani pendampingan psikologis dan pemeriksaan lebih lanjut di Shelter Warga Antang.

Polisi masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap MD. Penyidik juga berkoordinasi dengan DP3A, psikolog, dan pihak sekolah untuk memastikan pemulihan korban berjalan optimal.

Kasus ini menambah daftar panjang perhatian terhadap keamanan lingkungan sekolah. DP3A Kota Makassar mengimbau orang tua dan pihak sekolah agar lebih intensif mengawasi interaksi anak di luar jam pelajaran.

Penulis: Accank

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *