Takut Ketahuan Istri Uangnya Habis Dipakai Berjudi, Seorang Pria di Makassar Nekat Buat Laporan Polisi Sebagai Korban Perampasan

MAKASSAR INFOUPDATE – Demi menyembunyikan kenyataan bahwa gajinya dihabiskan untuk perjudian daring, seorang pria berinisial AD (24) warga Kota Makassar mengambil langkah yang keliru dengan membuat laporan palsu ke polisi.

Ia mengaku telah menjadi korban perampasan yang terjadi di Jalan AP Pettarani pada Senin, 4 Mei 2026 dan menambahkan bahwa ponselnya pun turut dirampas oleh pelaku.

Namun, cerita buatan itu telah terbongkar saat pihak kepolisian melakukan penelusuran jejak perangkat yang diklaim hilang, hasilnya justru menunjukkan benda itu masih berada dalam kendali AD sendiri.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Bagian Penyelidikan Kriminal Polsek Panakukang, Iptu Uji Mughni saat memberikan keterangan pada Selasa, 5 Mei 2026

Selain bukti penelusuran ponsel, petugas juga tidak menemukan jejak atau keterangan lain yang memperkuat pernyataan bahwa tindak kejahatan tersebut benar-benar terjadi.

Karena hal itu, tim kepolisian mendatangi rumah AD untuk memintanya hadir guna dimintai keterangan lebih lanjut.

Di hadapan petugas, AD akhirnya mengakui segalanya. Ia mengarang cerita tersebut semata-mata agar istrinya tidak mengetahui nasib penghasilannya bulan ini.

Rencananya, ia juga berniat memperbaiki sistem pada ponselnya supaya jejak penggunaan tidak bisa terlihat lagi. Diduga kuat, seluruh uang yang diterimanya telah habis dipakai untuk berjudi tanpa sepengetahuan pasangannya.

Meskipun tindakannya seharusnya dikenakan sanksi hukum, polisi memutuskan untuk tidak meneruskannya ke tahap pengadilan. Keputusan ini diambil setelah AD mengakui kesalahan, memohon maaf kepada pihak kepolisian dan juga istrinya yang ikut hadir saat itu.

Sebagai gantinya, ia hanya diberikan bimbingan dan nasihat agar tidak mengulangi perbuatan serupa lagi. Sebagai bukti kesadaran, ia juga diminta membuat rekaman pernyataan yang kemudian disebarluaskan oleh pasangan suami istri itu sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *