BANTAENG, INFOUPDATE – Tim UPT Puskesmas Sinoa,Fitria Mustafa, dan Suharni memantau kesehatan salah satu ibu hamil kekurangan energi kronis (KEK) di Dusun Bungung Pangka, Desa bonto Mate’ne, Kabupaten Bantaeng pada Jumat, 13 Februari 2026
Fitria menjelaskankan bahwa ibu hamil tersebut telah mengalami kekurangan asupan nutrisi dan energi secara terus-menerus dalam jangka waktu yang lama
Menurutnya bahwa kondisi ini ditandai dengan Lingkar Lengan Atas (LiLA) kurang dari 23,5 cm, berat badan tidak bertambah atau justru menurun, sering lemas/letih, dan pucat
“Ini biasanya disebabkan kurangnya asupan makanan bergizi secara terus-menerus, jarak kehamilan terlalu dekat, serta penyakit infeksi” katanya
Kondisi seperti ini bisa berdampak serius kepada ibu hamil dan janin yang dikandungnya, diantaranya, bisa meningkatkan risiko anemia, infeksi, persalinan sulit, persalianan prematur, dan pendarahan
Sehingga Ibu hamil KEK memerlukan perhatian serius dari petugas kesehatan, untuk memberikan penanganan agar bisa diselamatkan dari risiko yang ditimbulkan
”Hamil KEK diperlukan penanganan dengan cara memberikan makanan tambahan yang kaya energi dan protein, konsumsi makanan bergizi seimbang, serta meminum tablet tambah darah” jelas Fitria
“Syam”



















