Berita  

Upacara HUT RI ke-81 di Pujananting Khidmat, Paskibraka SMKN 4 Barru Tampil Memukau

BARRU, INFOUPDATE.ID – Ratusan peserta dan warga mengikuti Upacara HUT RI ke-81 di Pujananting dengan suasana khidmat, semarak, dan penuh rasa nasionalisme. Senin, 18 Agustus 2026

Upacara diikuti sekitar 400 peserta dari berbagai unsur. Selain peserta upacara, ratusan warga juga memadati sekitar lapangan untuk menyaksikan langsung rangkaian peringatan kemerdekaan di tingkat Kecamatan Pujananting.

Camat Pujananting H. Sabirin bertindak sebagai Inspektur Upacara. Ia didampingi jajaran Tripika Kecamatan Pujananting, yakni Kapolsek Pujananting Iptu Sahabuddin dan Danpos 1405-08 Pujananting Pelda H. Rahman Nur

Turut hadir para kepala desa se-Kecamatan Pujananting, pimpinan organisasi perangkat daerah, perwakilan instansi terkait, tokoh masyarakat, serta unsur lainnya.

Sementara itu, tugas sebagai Komandan Upacara dipercayakan kepada Serda Rustam dari Posramil 1405-08 Pujananting. Ia memimpin seluruh rangkaian upacara dengan tertib dan disiplin, mulai dari persiapan barisan hingga upacara dinyatakan selesai.

Salah satu momen yang paling menyita perhatian dalam Upacara HUT RI ke-81 di Pujananting adalah prosesi pengibaran Sang Saka Merah Putih.

Pasukan Pengibar Bendera berasal dari siswa-siswi SMK 4 Barru. Dengan langkah tegap, gerakan serempak, dan sikap disiplin, mereka menjalankan tugas pengibaran bendera dengan penuh konsentrasi.

Suasana semakin khidmat ketika lagu Indonesia Raya dikumandangkan. Paduan suara siswi SMK 4 Barru turut mengiringi rangkaian upacara dengan lantunan lagu-lagu yang menambah semarak suasana peringatan kemerdekaan.

Saat Merah Putih perlahan mencapai puncak tiang bendera, suasana lapangan seketika menjadi hening dan penuh penghormatan. Para peserta berdiri tegap mengikuti prosesi sebagai bentuk penghormatan terhadap simbol negara.

Kemasan peringatan kemerdekaan di Kecamatan Pujananting tahun ini melibatkan berbagai unsur masyarakat. Peserta upacara berasal dari unsur TNI dan Polri, Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri), Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), aparat desa, serta anggota Hansip.

Barisan pelajar juga tampak memenuhi lapangan. Mereka berasal dari sejumlah sekolah tingkat SMP dan SMK se-Kecamatan Pujananting, serta siswa sekolah dasar, Sekolah Dasar Islam, Madrasah Ibtidaiyah, dan pasukan Pramuka.

Kehadiran berbagai kelompok tersebut membuat Lapangan Doi-Doi dipenuhi warna-warni seragam sekaligus memperlihatkan keterlibatan lintas generasi dalam memperingati hari kemerdekaan.

Tidak hanya peserta, masyarakat juga antusias menyaksikan jalannya upacara dari sisi lapangan. Sorotan warga tertuju pada setiap tahapan prosesi, terutama saat pengibaran bendera Merah Putih dan penampilan kelompok drumband/marching band.

Setelah seluruh rangkaian upacara selesai, barisan peserta secara resmi dibubarkan. Suasana khidmat perlahan berubah menjadi lebih cair, namun semangat kemerdekaan masih terasa di tengah masyarakat.

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kecamatan Pujananting bukan sekadar seremoni tahunan. Kehadiran TNI, Polri, pemerintah, tenaga pendidik, pelajar, Pramuka, hingga masyarakat menjadi gambaran bahwa semangat menjaga persatuan dan kecintaan terhadap tanah air tetap tumbuh di tengah masyarakat.

Dari Lapangan Doi-Doi, pesan kemerdekaan itu kembali ditegaskan: Indonesia dibangun bukan hanya oleh satu kelompok, melainkan melalui kebersamaan seluruh elemen bangsa.

Semangat merah putih pun berkobar dari Pujananting untuk Indonesia.
( Jum/Mam).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *