MAKASSAR, INFOUPDATE.ID – Nama Perumda Parkir Makassar Raya kini naik kelas. Di hadapan 400 kepala daerah dan BUMD se-Indonesia, perusahaan plat merah ini dipaparkan sebagai contoh sukses bertransformasi dari “mesin pungli” menjadi BUMD yang sehat, profesional, dan menghasilkan laba.
Pengakuan itu disampaikan Direktur Utama Perumda Parkir Makassar Raya, Adi Rasyid Ali, saat menjadi pembicara utama dalam Rapat Koordinasi BUMD Aneka Usaha Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri di Hotel Gammara.
Dengan tajuk “Transformasi Pengelolaan Perumda Parkir Menjadi BUMD Sehat dan Menghasilkan Laba”, ARA membongkar resep perubahan yang selama ini dianggap mustahil untuk BUMD parkir.Sabtu (8/8/2026).
Bukan cuma soal kejar setoran. Fokus utamanya: membenahi sistem dari akar.
1.Revolusi SDMCopot budaya lama, bangun SDM profesional dan berintegritas.
2.Bedah Operasional Efisiensi dan penertiban di lapangan.
3.Perkuat Pengawasan Memutus rantai kebocoran pendapatan.
4.Gaspol Digitalisasi Parkir tanpa tunai, transparan, bisa dipantau real time.
5.Tata Kelola Keuangan Ketat Jaga pendapatan dan tekan biaya agar laba berkelanjutan.
“Hari ini kita membuktikan, BUMD parkir bisa sehat. Kuncinya bukan cuma cari uang, tapi bangun sistem yang sehat, profesional, transparan dan berkelanjutan,” tegas ARA.
ARA menekankan, sebagai BUMD, Perumda Parkir punya dua tugas berat: melayani publik sekaligus jadi penyumbang PAD.
Digitalisasi jadi jawaban. Menurutnya, teknologi adalah satu-satunya cara membuat pengelolaan parkir efektif, akuntabel, dan bebas dari praktik kotor di lapangan.
“Ketika manajemen, SDM, operasional, digitalisasi dan keuangan jalan satu arah, maka perusahaan punya fondasi kuat untuk tumbuh dan menghasilkan laba,” ujarnya.
Forum yang digelar Kemendagri ini diikuti BUMD dari seluruh Indonesia. Kehadiran lengkap jajaran Dewan Pengawas, Direksi, hingga Kabag Perumda Parkir Makassar menunjukkan keseriusan perusahaan menyerap praktik terbaik nasional.
Dengan model yang kini jadi rujukan, Perumda Parkir Makassar Raya menargetkan transformasinya tidak berhenti di sini. Tujuannya jelas: semakin sehat, semakin inovatif, dan memberi dampak langsung ke pelayanan masyarakat serta kas daerah.
Penulis: Accank



















