Berita  

Bocah 12 Tahun di Makassar Disayat Cutter 3 Kali, Pelaku Tetangga Kabur

MAKASSAR, INFOUPDATE .ID– Aksi brutal terjadi di Jalan Maccini Gusung, Kecamatan Makassar, Kota Makassar. Seorang bocah berusia 12 tahun disayat menggunakan pisau cutter oleh tetangganya sendiri berinisial AK hingga bersimbah darah.

Peristiwa yang terjadi Rabu (20/8/2026) itu kini ditangani Satreskrim Polrestabes Makassar. Korban masih menjalani perawatan di RS Pelamonia akibat luka di tangan dan punggung.

Kanit Jatanras Satreskrim Polrestabes Makassar AKP Sangkala membenarkan pihaknya telah menerima laporan keluarga korban.

“Benar kami telah menerima laporan terkait penganiayaan terhadap korban yang dilakukan oleh seorang pria. Tim kami sudah mendatangi lokasi dan masih melakukan penyelidikan,” kata Sangkala, Jumat (21/8/2026).

Kak korban, Indra, menyebut aksi penganiayaan itu terjadi di depan warung dan terekam kamera CCTV.

“Saya tidak tahu nama pelaku, tapi panggilannya saja. TKP-nya di depan warung. Dia bilang adikku ada CCTV, itu langsung,” ujar Indra.

Menurut Indra, pelaku tiba-tiba menyerang adiknya tanpa sebab yang jelas. Korban disayat sebanyak tiga kali.

“(Dia aniaya pakai) cutter. Satu kali dulu diiris tangannya, baru dia dobel lagi dua kali, jadi tiga kali di sini,” katanya sambil menunjuk bagian bahu.

Sayatan cutter tersebut bahkan menembus pakaian korban. Usai kejadian, korban ditolong temannya dan langsung dilarikan ke rumah sakit.

“Iya pakai baju tembus. Temannya yang bawa dia ke rumah sakit,” ungkapnya.

Saat ini korban yang masih berusia 12 tahun itu dirawat di RS Pelamonia Makassar dengan luka di tangan dan belakang badan.

“Adik 12 tahun, masih anak-anak. Lukanya tangannya sama belakangnya, sekarang ada di Pelamonia,” pungkas Indra.

Hingga kini pelaku AK masih dalam pengejaran polisi. Keluarga berharap pelaku segera ditangkap dan diproses hukum.

Kasus ini menjadi perhatian karena pelakunya merupakan tetangga korban dan korban masih di bawah umur.

Penulis: Accank

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *