MAKASSAR, INFOUPDATE.ID – Dini hari yang ricuh. 9 remaja di Makassar ditangkap polisi setelah terlibat penyerangan pakai badik dan busur panah. Lagi-lagi motifnya dendam antarkelompok.
Penangkapan dilakukan di Jalan Banta-Bantaeng Lorong 4, Kelurahan Banta-Bantaeng, Kecamatan Rappocini, Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 02.40 Wita.
Kejadian berawal dari laporan warga soal penyerangan di Jalan Landak Baru Lorong 9. Tim Polsek Rappocini langsung turun, menyisir lokasi, meminta keterangan saksi, dan memburu rekaman CCTV.
Hasilnya, 9 remaja diamankan sekaligus.
“Dari hasil penyelidikan sementara, motif aksi penyerangan tersebut diduga dipicu oleh persoalan balas dendam antarkelompok remaja,” kata Kapolsek Rappocini Kompol Ismail, Selasa (4/8/2026).
Saat digeledah, polisi menemukan 2 bilah badik diselipkan di pinggang dua pelaku. Satu pelaku lain kedapatan membuang 1 set busur panah beserta ketapelnya sebelum ditangkap.
Modus serangannya beragam. Ada yang mengancam pakai badik. Ada yang menembak pakai busur. Ada juga yang merusak motor korban dengan mendorongnya hingga terjatuh.
“Sedangkan terduga lainnya mengaku ikut melakukan penyerangan dengan melemparkan batu ke arah kelompok remaja yang berada di dalam lorong,” ujar Ismail.
Dari tangan para pelaku, polisi menyita barang bukti: 2 badik, 1 set busur panah + ketapel, 3 anak panah, dan 3 unit motor yang diduga dipakai saat beraksi.
Kini kesembilan remaja itu mendekam di Mapolsek Rappocini.
Kapolsek mengimbau orang tua lebih ketat mengawasi anak.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anaknya, terutama pada malam hingga dini hari,” pungkasnya.
Kasus ini menambah panjang daftar tawuran remaja bersenjata di Makassar. Jika pengawasan keluarga dan patroli malam tidak diperketat, lorong-lorong kota ini akan terus jadi arena balas dendam.
Penulis: Accank



















