MAKASSAR, INFOUPDATE – Polrestabes Makassar bersama Polda Sulsel mengerahkan 2.000 personel gabungan untuk mengamankan peringatan May Day 2026, Jumat 1 Mei besok. Pengamanan ekstra ketat dilakukan menyusul rencana aksi besar-besaran kelompok buruh di jalanan Kota Makassar.
“Personel kurang lebih gabungan Polrestabes dengan Polda itu ada sekitar 2.000 lebih yang kami terjunkan,” tegas Kapolrestabes Makassar Kombes Arya Perdana kepada INFOUPDATE, Kamis (30/4/26)
Meski jumlah massa diprediksi ramai, Arya memastikan sudah ada kesepakatan dengan serikat buruh. Demonstrasi dipastikan tidak anarkis.
“Para kelompok buruh telah berkomitmen untuk menjaga ketertiban. Mereka menjamin tidak ada bakar ban dan tidak menutup jalan dengan penuh,” ujar Arya.
Artinya, meski jalanan bakal padat massa buruh, akses lalu lintas tetap dibuka. Polisi juga memberi ruang penuh untuk buruh menyampaikan aspirasi.
2.000 personel akan disebar di titik-titik rawan aksi. Biasanya massa buruh Makassar memusatkan aksi di DPRD Sulsel, Kantor Gubernur, dan Fly Over Urip Sumoharjo. Rekayasa lalu lintas situasional disiapkan jika eskalasi meningkat.
May Day 2026 di Makassar diprediksi jadi ajang buruh menagih isu upah, outsourcing, dan jaminan sosial. Dengan komitmen “damai tanpa bakar ban”, polisi berharap 1 Mei besok steril dari kericuhan.
(ACHANK).



















