MAKASSAR,INFOUPDATE.ID– Isu penyalahgunaan narkoba di balik insiden penikaman warga binaan Lapas Kelas I Makassar dipastiakan tidak benar, Kanwil Ditjenpas Sulsel bergerak cepat membantah lewat tes urin resmi dan hasil pemeriksaan mendalam.
Pemeriksaan digelar Senin lalu 15/6/2026. Dipimpin Kabid Perawatan, Pengamanan, dan Kepatuhan Internal bersama Tim Satops Patnal, 4 warga binaan yang terlibat langsung dites urin.
“Hasil pemeriksaan serta tes urin yang telah dilakukan menunjukkan bahwa insiden tersebut tidak terkait dengan penyalahgunaan narkoba sebagaimana yang diberitakan,” tegas Kakanwil Ditjenpas Sulsel Mulyadi,Kamis (18/6/2026).
Dari BAP, keributan murni konflik interpersonal. WBP baru ditegur berulang karena dianggap ganggu ketertiban saat shalat. Teguran berujung adu mulut, emosi naik, lalu perkelahian fisik.
Korban sempat terluka. Kini kondisi sudah pulih total. Luka sembuh tanpa infeksi dan WBP bersangkutan sudah beraktivitas normal.
Situasi lapas kini kondusif. Pelaku dan korban sepakat damai. Surat pernyataan ditandatangani: saling memaafkan, tidak perpanjang masalah, tidak ada aksi balasan, dan patuh tata tertib.
Kanwil Ditjenpas Sulsel berkomitmen jaga transparansi dan perkuat pengawasan.
“Kami berkomitmen menindaklanjuti setiap informasi dengan cepat, objektif, dan transparan. Kami akan terus memperkuat pengawasan,” ujar Mulyadi.
Langkah deteksi dini diperketat di semua UPT Pemasyarakatan Sulsel demi integritas dan keamanan lingkungan lapas.
Penulis: Accank



















