Oknum Jukir PD Parkir Makassar Adu Mulut dengan Dishub Usai Mobil Parkir Liar Digembok

MAKASSAR,INFOUPDATE.ID – Penertiban parkir liar oleh Dinas Perhubungan Kota Makassar di Jalan Masjid Raya, Senin (13/7/2026) memicu adu mulut. Seorang juru parkir atau jukir ber-atribut PD Parkir Makassar Raya protes karena mobil yang diarahkan parkir di badan jalan digembok petugas.

Insiden itu terjadi di depan Toko Sumber Plastik dan videonya sempat viral di media sosial.

Kepala Bidang Terminal, Perparkiran, Audit dan Inspeksi Dishub Makassar, Irwan Sampeang, membenarkan peristiwa tersebut.

“Kejadiannya di Jalan Masjid Raya, pada saat kita melakukan penindakan, jukir tersebut tidak terima,” kata Irwan,

Menurut Irwan, jukir itu beralasan hanya menggunakan satu lajur untuk parkir. Namun Dishub tetap melakukan penindakan karena dianggap melanggar.

“Dia protes, menurut dia cuma pakai satu baris saja, tapi apapun alasannya dia melanggar dengan menggunakan badan jalan,” tegas Irwan.

Dishub menilai parkir di badan jalan di lokasi itu memicu kemacetan, pasalnya Jalan Masjid Raya merupakan salah satu ruas dengan volume kendaraan paling tinggi di Makassar.

“Karena di situ terjadi penyempitan, sementara di jalan itu volume kendaraan sangat tinggi,” ujarnya.

Irwan menyebut pelanggaran serupa sudah sering terjadi di titik tersebut meski sudah dilakukan edukasi dan penindakan.

“Sudah berulang kali edukasi, sebelumnya kita juga sudah tindaki, masih begitu lagi. Jadi kemarin tetap kita gembok dan langsung ditilang,” katanya.

Ia menduga kuat jukir tersebut nekat karena mengejar setoran harian.

“Dia tahu itu melanggar, cuma begitu lah jukir mau terima banyak,” ucapnya.

Atas kejadian ini, Dishub telah melaporkan oknum jukir tersebut ke PD Parkir Makassar Raya beserta bukti video.

“Kita sudah kirimkan buktinya,” kata Irwan.

Dalam video yang beredar, jukir itu terlihat memakai topi dan rompi kuning berlogo PD Parkir Makassar Raya. Di dadanya juga tergantung kode QRIS untuk pembayaran parkir.

Humas PD Parkir Makassar Raya, Asrul membenarkan pihaknya telah menerima laporan dari Dishub.

“Sebenarnya PD Parkir sudah memberikan atribut resmi ke juru parkir yang bertugas di depan Toko Sumber Plastik, dengan catatan tidak melebihi parkir dua baris,” kata Asrul melalui WhatsApp.

Asrul juga membenarkan tindakan penertiban yang dilakukan Dishub.

“Tidak salah juga teman-teman Dishub melakukan penertiban dan pengembokan, karena saat penertiban faktanya parkir dua baris dan sudah melewati ketentuan,” ujarnya.

Terkait tudingan mengejar setoran, Asrul tidak menampik adanya target di setiap titik parkir. Namun ia mengklaim target itu sudah dihitung sesuai kemampuan.

“Benar PD Parkir memberikan target di masing-masing titik parkir yang ada di Makassar, terutama yang di Toko Sumber Plastik. Cuma target yang kami berikan sesuai PD Parkir sudah dihitung secara manusiawi sesuai pendapatan sehari,” jelasnya

Penulis: Accank

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *