MAKASSAR, INFOUPDATE.ID— Di gang sempit Jl. Kesadaran IV, Kecamatan Panakkukang, dua lansia berjuang melawan waktu dan keterbatasan. Kakek Kaharu dan Nenek Tuo. Rumah sederhana jadi saksi bisu hari-hari mereka yang serba pas-pasan.
Melihat realita itu, Fanatik Anak Muda Makassar (FAMM) bergerak. Komunitas anak muda ini menyalurkan paket sembako langsung dan uang tunai ke tangan pasangan lansia tersebut, Minggu (13/06/2026).
Tanpa seremoni dan tanpa panggung. Komunitas Fanatik Anak Muda Makassar (FAMM) memilih hadir diam-diam tapi tepat sasaran.
“Yang kami lakukan kecil. Tapi kalau anak muda Makassar kompak, beban Kakek dan Nenek bisa lebih ringan. Ini bukan charity, ini rasa tanggung jawab kami sebagai anak Makassar,” Ucap Ketua FAMM Bro Kamzar.
Kisah Kakek Kaharu dan Nenek Tuo bukan satu-satunya. Di balik hiruk pikuk Panakkukang, masih banyak lansia yang bertahan hidup dengan UMR harapan dan pension rasa syukur.
Aksi FAMM jadi tamparan halus: kepedulian tak harus nunggu kaya, cukup punya hati dan keinginan bergerak.
FAMM membuka ruang bagi warga Makassar yang ingin terlibat. Karena kota ini baru beres kalau yang tua tidak kita tinggalkan.
Fanatik Anak Muda Makassar adalah komunitas anak muda makassar & komunitas yang fokus pada aksi sosial, edukasi, dan gerakan positif untuk Makassar.
Penulis: Accank



















